PELAIHARI– Membludaknya peserta Tanah Laut Cross Country 2018 yang berlangsung Minggu (21/10), membuat terkesan peserta tamu atlet nasional MTB dan Cross Country, Kusmawati Yazid.
Wanita asal Jawa Barat berusia 36 tahun yang pernah memperkuat Indonesia di Asian Games dan Sea Games serta beberapa even Mountain Bike (MTB) dan Cross Country di Asia itu, mengaku sangat senang melihat animo biker Kalsel, terutama yang masih pemula.
“Dengan banyaknya penggemar cross country atau MTB, saya berharap akan muncul biker-biker berbakat asal Kalsel, terutama Pelaihari,” kata Kusmawati saat ditanyai mengenai kesannya mengikuti cross country di Tanah Laut.
Kusmawati memulai karir sebagai pembalap sepeda di lintasan jalan raya pada 1997. Saat itu ia masih berusia 15 tahun. Pada 2001 ia mencoba ke nomor MTB dan Cross Country, hingga menjulangkan namanya sampai sekarang.
PNS sebuah SKPD di Jabar ini merupakan pemegang juara 4 kali berturut- turut kejuaraan nasional 4 tahunan MTB dan Cross Country sejak 2004 sampai 2016. Ia juga penyumbang dua medali emas pada Sea Games 2013 di Myanmar, medali perunggu Sea Games Jakarta.
Pada kesempatan berada di Tanah Laut, Kusmawati sempat berbagi tip kepada para pemula yang ikut TLCC 2018, terutama menyangkut jenis sepeda yang harus sesuai dengan postur tubuh.
Wanita bertinggi sekitar 155 sentimeter itu juga mengingatkan kepada biker agar melengkapi diri dengan perlengkapan saat mengikuti lomba, seperti MTB atau cross country.
“Saya melihat masih banyak biker yang menggunakan pakaian seadanya saat mengikuti lomba, bahkan ada yang pake sandal,” kata Kusmawati.
Kusmawati mengaku berubtung menjadi seorang atlet. Dengan prestasi yang dicapai, ia dapat kesempatan menjadi PNS, bahkan saat ini pemerintah sangat mengapresiasi atlet berprestasi.
“Saya merasakan untungnya jadi atlet. Teman-teman yang baru berlaga di Asian Games 2018 dan Asian Para Games, juga kebagian rezeki dengan bonus dari pemerintah,” beber Kusmawati mengakhiri obrolan. (zkl/foto: zul yunus)