BANJARMASIN– Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, mwngingatkan seluruh santri, terutama santri di Banua, untuk terus menimba ilmu secara sungguh-sungguh di pondok pesantrennya.
“Saya minta kepada santri di seluruh Banua untuk terus menimba ilmu dengan bersungguh-sungguh di pondok pesantren ataupun sekolah Islam lainnya,” tandas Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel itu, pada upacara dan kirab Hari Santri Nasional ke-3 2018 di halaman Mesjid Raya Sabilal Muhtadin, Selasa (23/10) pagi.
Menurut gubernur, dengan kesungguhan menimba ilmu, para santri nantinya bisa berperan aktif dalam berbagai kegiatan di lingkungan sekitar atau tempat tinggalnya.
Selain itu, para santri juga diharapkan dapat membantu program pemerintah dan pembangunan daerah ,bahkan menjadi pionir dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Kirab dalam rangka Hari Santri Nasional ke-3 2018 kali ini diikuti sekitar 2.000 peserta berasal dari pondok pesantren dan madrasah se kota Banjarmasin dan satu pesantren perwakilan dari kota Banjarbaru.
Sementara menurut Kakanwil Kemenag Kalsel, Noor Fahmi, peringatan Hari Santri Nasional ke-3 jauh lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sebab tahun ini, Kemenag bekerjasama dengan Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PW NU) Kalsel.
Seperti diketahui, berdasarkan Surat Keputusan Presiden No 22 tahun 2015 ditetapkan setiap 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Peringatan kali ini mengangkat tema: ‘Bersama Santri Damailah Negeri’. (end/foto: hum)