BALIKPAPAN– Aliansi Nasional Anti Syiah (Annas) Kalimantan Timur, mendeklrasikan pileg dan pilres 2019 damai. Selain itu, mendukung kepolisian dalam upaya mengamankan pelaksanaan pemilu yang tertib dan aman.
Deklarasi langsung dibacakan Ketua Annas Kaltim, Ustad Muhammad Yunus, Kamis (15/11), yang diikuti pendukungnya.
Deklarasi berisikan agar peserta pemilu melakukan pemilihan dengan tertib dan damai, menjauhi politik uang, SARA dan penggunaan berita hoax atau tidak benar alias bohong.
“Deklarasi ini bertujuan untuk mewujudkan Pemilu 2019 bisa berlangsung umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” tegas Ustad Muhammad Yunus.
Yunus juga meminta dukungan seluruh elemen masyarakat, terutama partai politik yang ikut dalam kontestasi, agar bisa menjaga tata tertib yang berlaku serta ikut dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya di Peovinsi Kaltim. (ilm/foto: hilman)