BANJARMASIN– Dua ekor anjing pelacak dari Satuan K-9 Ditsabhara Polda Kalsel, Rabu (21/11), dilibatkan untuk mencari kepala Mr X, pria yang diduga menjadi korban pembunuhan di Desa Lok Baintan Dalam, Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.
Menyisir semak belukar hingga empat jam, hewan terlatih ini diterjunkan dalam proses pencarian salah satu anggota tubuh korban yang sehari sebelumnya ditemukan di kawasan tersebut.
Bahkan hingga menjelang sore hari, bagian tubuh yang hilang juga tak kunjung ditemukan. Padahal pencarian juga sudah dilakukan di aliran sungai, tidak jauh dari lokasi tersebut.
Menurut Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani, pencarian kepala korban menjad,i salah satu fokus jajarannya untuk mengungkap kasus ini.
Alasannya, sejak jasadnya ditemukan sehari sebelumnya, tidak ada satu identitas pun yang menyertai, baik itu KTP, maupun kartu identitas lainnya.
“Saat ini anggota sedang bekerja mengungkap identitas korban,” kata Yazid kepada wartawan saat menyambanginya usai menunaikan Sholat Dzuhur di masjid di lingkung Mapolda Kalsel.
Sementara Dirkrimum Polda Kalsel, Kombes Pol Sofyan Hidayat, mengatakan, selain fokus pencarian bagian tubuh korban yang hilang, polisi juga mempublikasikan ciri-ciri pria yang diperkirakan berusia antara 20 – 30 tahun itu. Termasuk pakaian yang dikenakan korban saat ditemukan sudah tidak bernyawa.
Berdasarkan keterangan polisi, korban mengenakan sepatu putih, celana panjang warna kream, kaos hitam dan jaket coklat, serta mengenakan jam tangan.
Dibeberkannya ciri-ciri korban ini, dengan harapan apabila ada warga atau keluarga korban yang mengenali ciri-cirinya bisa melapor ke kantor polisi terdekat.
“Tinggi badannya diperkirakan sekitar 160 Cm. Kita berharap kalau ada warga yang mengenali atau mungkin yang kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri seperti korban, bisa langsung melapor ke polisi,” kata Sofyan. (emy/foto: deny yunus)