PELAIHARI, banuapost.co.id– Sedikitnya 17 rumah di Desa Panjaratan, Tanah Laut, rusak akibat diterjang puting beliung, Minggu (27/1) malam. Dari belasan hunian itu, 3 di antaranya rusak cukup parah.
Angin kencang yang berhembus sekitar pukul 20:00 Wita,
juga merobohkan tiang listrik hingga menimpa garasi mobil seorag warga. Namun dalam
kejadian ini tidak ada korban jiwa.
Tiga buah rumah, masing-masing milik Mahdiah, Murliani
dan Wahid Nuralamsyah, sebagian besar atapnya terbang. Sedang 14 rumah lainnya,
mengalami kerusakan ringan, seperti pintu terlepas, atap almuniumnya robek.
Safaruddin, warga RT 9 Desa Panjaratan, mengaku tengah berkumpul
dengan orangtuanya di bagian belakang rumah, dan mendengar suara gemertak kayu
patah. Setelah dilihat, ternyata atap rumah mereka yang terlepas.
“Kami tengah berkumpul di bagian belakang rumah,
tiba-tiba terdengar suara hembusan angin yang cukup kencang,” kata Safaruddin,
saat ditemui Senin (28/1) pagi.
Sementara Kepala Desa Panjaratan, Sahibul Yani,
mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun, ada 17 rumah yang terdampak, tiga
di antaranya mengalami kerusakan berat.
“Aparat desa sudah melakukan pendataan di lapangan, 14
mengalami rusak ringan dan tiga rusak berat,” tandas kades.
Menurut Sahibul, musibah puting beliung ini sudah disampaikan ke Sekda Tala, Tala Syahrian Nurdin. Begitupun dengan anggota BPBD Tala juga sudah mendatangi lokasi malam itu juga. (zkl/foto: zul yunus)
