JAKARTA, banuapost.co.id– Sholawat Tholaal Badru menggema ketika Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo, memasuki Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (27/1).
Di Stadion yang dibangun pada 1960 untuk Pesta Olahraga Asia 1962 itu, presiden menghadiri acara Maulidurasul sekaligus Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa dalam rangka Harlah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ke-73.
Saat memasuki GBK, presiden dan Ibu Iriana disambut sholawat
dari 100 ribu lebih peserta yang memadati stadion. Para peserta berasal dari
berbagai daerah di Tanah Air.
“Saya mengucapkan selamat Harlah Muslimat NU ke-73. Semoga Muslimat NU tambah jaya, selalu
diberikan barokah oleh Allah SWT, dan Indonesia menjadi negara makmur dan
sejahtera,” ujar presiden saat memberikan sambutan.
Mengutip rilis yang diterima redaksi banuapost.co.id dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Kepala Negara mengingatkan agar semangat Islam moderat ini terus digaungkan.
“Saya kira tadi sudah disampaikan Ibu Ketua Umum
Khofifah Indar Parawansa, Islam yang aswaja, yang penuh toleransi, yang penuh
moderasi, yang saling menghargai, saling menghormati. Itulah semangat yang
disampaikan Muslimat NU,” ucap presiden.
Sebelumnya, Ketua Panitia Harlah ke-73 Muslimat NU, Yenny
Wahid, dalam laporannya mengatakan, perempuan identik dengan doa.
Menurutnya, hari-hari seorang perempuan kerap diisi
dengan doa bagi anak, suami, dan keluarganya.
“Hari ini Indonesia beruntung, karena perempuan
Muslimat NU berkenan meminjamkan energi spiritual mereka, berdoa bagi
keselamatan bangsa dan negara,” ujar Yenny.
Hadir mendampingi Presiden dan Ibu Iriana, Ibu Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, dan Rais Am Syuriah PBNU, KH Miftahul Akhyar. (yb/din/foto: muchlis jr)
