BANJARMASIN– Sedikitnya lima rumah terbakar di Gg SDN Garuda, Kampung Melayu Laut RT 05/01, Banjarmasin Tengah, Sabtu (5/1) pagi.
Api sempat berkobar hingga satu jam. Selain yang dilalap rumah berbahan kayu, angin pun bertiup kencang. Asap hitam pun membumbung tinggi di lokasi kejadian, tepian Sungai Martapura itu.
Menurut Ketua RT 05/01, Hutjiri, akibat amuk api lima kepala keluarga (KK) kehilangan tempat berteduh. Dari lima KK, terdata ada 22 jiwa yang jadi penghuni rumah.
“Dari musibah ini, ada tiga rumah yang mengalami rusak berat, dan dua rusak ringan,” jelasnya.
Pemilik rumah yang mengalami rusak berat, Kautsar (70) dengan enam anggota keluarga, Tina (38) dengan empat jiwa, Isnan (50 dengan dua anggota keluarga.
Selanjutnya, Hamdah (60) bersama dua anggota keluarga serta Mahlan (70) dengan lima jiwa.
Sementara asal api diduga akibat hubungan arus pendek (korsleting listrik), karena percikannya muncul pertama kali terlihat dari atas plafon.
“Percikan api terlihat pertama kali dari rumah Kautsar yang ditinggal pemiliknya berjualan di pasar,” ujar Hutjiri.
Untuk penyelidikan kasus kebakaran ini, polisi selain meminta keterangan sejumlah saksi dan mengecek rumahyang pertama kali disebut-sebut munculnya sumber api, juga memasang garis polisi. (emy/jr/foto: ist)