BANJARBARU, banuapost.co.id– Pemenuhan kebutuhan pejabat pengawas yang berada langsung dengan kegiatan teknis, bukan hanya untuk melengkapi struktur organisasi.
“Namun harus mampu melakukan perencanaan kegiatan dan menjalankannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, ketika membuka Diklatpim tingkat IV angkatan 34 lingkup provinsi, kabupaten/kota se Kalsel, Senin (21/1).
Menurut gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov Abdul Haris, di era revolusi industri 4.0 yang mulai memasuki sendi kehidupan, mau tidak mau harus disikapi secara bijaksana seluruh lapisan masyarkat, tidak terkecuali jajaran birokrasi.
“ASN sebagai unsur penting yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan adalah agen sosial yang harus siap menghadapi perubahan ini,” tandas gubernur.
Dengan berkembanganya teknologi, pejabat eselon IV, III dan II sudah semestinya mempermudah birokrasi dalam hal pelayanan publik dan kelancaran pekerjaan di masing-masing bagian pada instansinya.
“Karena itu, pejabat yang terpilih menduduki jabatannya harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pejabat sekarang dituntut kritis dan kreatif dalam mengendalikan pekerjaannya,” imbuh gubernur.
Diklatpim diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalsel, berlangsung 21 Januari – 3 Mei mendatang, diikuti 40 pejabat eselon IV. (dev/foto: hum)
