PELAIHARI, banuapost.co.id– Program hapus tatto gratis yang digagas Polres Tala melalui Satbinmasnya, sasar penghuni Rutan Klas IIB Pelaihari, Kamis (7/2).
Hapus gratis rajah bagian tubuh ini, mendapat sambutan warga
binaan. Biasanya mereka menghilangkan tatto dengan menggunakan cara tradisionil,
cenderung sakit dan bisa mengakibatkan infeksi.
Sebaliknya penghapusan tatto Polres Tala yang menggunakan
Tingmay Ndyag Laser System Portabel, merupakan salah satu alat elektronik non
radiasi yang termasuk kategori alat bedah dalam dunia kesehatan, tidaklah
menimbulkan rasa sakit dan tidak menyebabkan infeksi.
Menurut Kasatbinmas Polres Tala, AKP Pitoyo, kegiatan ini
bisa bermanfaat langsung untuk masyarakat. Karena yang sudah bertato dan ingin
hijrah, bisa terfasilitasi oleh Polres Tala.
Sementara menurut Brigadir Dedi Purnomo, ada 2 cara
menghilangkan tatto, yaitu dengan menggunakan laser dan couter.
Dua metode ini mempunyai cara yang hampir sama, yaitu tatto
dipanaskan atau dibakar. Cara kerjanya tidak langsung hilang sama sekali,
tetapi bertahap.
“Tinta yang di dalam kulit, lama-lama akan memudar dan
hilang perlahan-lahan,” ujar Brigadir Dedi.
Disinggung soal warna, menurut Brigadir Dedi, ada
beberapa tingkatan warna. Mulai warna yang mudah dihilangkan, sampai yang
sulit,
Warna hitam lebih cepat dan mudah hilang dibanding warna
biru tua, coklat, dll. Warna terang, seperti merah, hijau, biru muda dan kuning,
semakin memakan waktu lama dalam menghilangkannya.
Karutan Pelaihari, Budi Suharto melalui Ka.KPRnya, Agus Sarwoko, mengapresiasi kegiatan ini dan sangat berharap bisa berjalan secara berkesinambungan ke depannya. (zkl/foto: ist)
