BANJARMASIN, banuapost.co.id– Api kembali membuar geger warga. Kali ini di Jl Pasis Mas, Pelambuan, persisnya di belakang Mapolsek Banjarmasin Barat, Kamis (7/2).
Murka si jago merah sekitar pukul 11:11 Wita di Gg Sebayu
RT51 RW 03, lima buah rumah luluhlantak. Sehingga menyebabkan 17 jiwa
kehilangan tempat berteduh.
Meski belum diketahui jumlah kerugiannya secara pasti, namun
dugaan sementara, api berasal hubungan arus pendek listrik atau korsleting.
Menurut warga, api berasal dari rumah bercat hijau
berbahan kayu.
Sementara menurut Kepala BPBD Banjarmasin, M Hilmi,
didampingi Lurah Pelambuan, Soltoni, api berasal dari rumah kosong milik Alus.
“Ketika musibah terjadi, pemilik rumahnya sedang bertani,”
ujar M Hilmi.
Api kemudian menjalar ke rumah Ampam yang hanya berbatas
dinding. Di rumah ini, api turut melalap satu unit sepeda motor.
Sedang Ampan yang kemudian melihat rumahnya sudah tinggal
puing arang, langsung jatuh pingsan, hingga dievakuasi ke Puskesmas Pelambuan.
Sementara Ketua RT 51, H Juhdar, tak menampik musibah
yang menimpa warganya menghanguskan sebanyak 5 buah rumah dengan
17 jiwa. Mereka, Ismail, Misraji, Rusmiah,Syamsiah dan Ernawati.
“Hampir semua harta benda tak terselamatkan. Karena
ketika musibah terjadi, korban semua pedagang di Pasar Banjar Raya,” ujar
Juhdar.
Amuk api yang berdekatan dengan Puskesmas Pelambuan serta
SLB Negeri Pelambuan, dapat dikuasai ratusan
BPK yang berdatangan dari penjuru kota, setelah 30 menit kemudian.
“Akses jalan dan minimnya sumber pasokan air, sempat
mempersulit kami untuk memadamkan kobaran api,” ujar Imam, anggota BPK Hippindo Ton 6.
Kondisi demikian juga diakui H Juhdar, Ketua RT 51, yang
ikut berjibaku membantu relawan pemadam kebakaran menjinakkan api.
“Kami terpaksa menggunakan air bercampur lumpur untuk memadamkannya,” jelasnya. (yb/jr/foto: asyikin)
