SURABAYA, banuapost.co.id– Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) PWI dikukuhkan. Pelantikkan dilaksanakan di Surabaya, Kamis (7/2), bersamaan dengan konsulidasi mappilu 15 provinsi di Indonesia.
Mappilu PWI 15 provinsi di Indonesia dilantik Ketua
Bidang Organisasi PWI PUsat, Firdaus, yang juga merangkap sebagai Ketua Mappilu
PWI.
Setelah pelantikkan, mappilu akan langsung bekerja
melakukan konsulidasi kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Komisi
Pemilihan Umum (KPU) di daerah asal.
Sementara Mappilu PWI Kalteng yang dikukuhkan terdiri, Ketua
Noor Ivansyah, Sekretaris M Haris Sadikin, Bendahara, Seventin Gustapatmi, dan
anggota Limson Dedi, serta Irwansyah.
Menurut Firdaus, mappilu sudah berproses sejak 2018.
Puncak bersamaan dengan perayaan Hari Pers Nasional (HPN) di Surabaya.
Mappilu PWI akan mendapatkan akreditasi dari Bawaslu,
untuk melakukan pemantauan Pemilu. Pemantauan Pemilu sendiri sebetulnya sudah
melekat pada tugas wartawan. Jadi tinggal pelaksanaannya di daerah.
“Mappilu merupakan organisasi sayap PWI yang
mempunyai fungsi menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2019. Organisasi ini nantinya
akan ikut dalam melakukan pengawasan pelaksanaan pemilu, sehingga bisa
berlangsung dengan aman, damai, dan kondusif,” jelasnya.
Sementara Plt Ketua PWI Kalteng, Sadagori H Binti
mengungkapkan, Mappilu PWI Kalteng sendiri sudah dibentuk sejak Desember lalu.
Namun prosesi pengukuhannya baru berlangsung sekarang.
“Setelah pengukuhan, Mappilu PWI Kalteng akan langsung bertugas. Salah satunya membentuk kepengurusan di kabupaten, dan kota,” katanya. (sut/foto: sutran)
