BOGOR, banuapost.co.id–
Masalah kerukunan antarumat menjadi bahasan dalam audensi Forum Kerukunan Umat
Beragama (FKUB) dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa
Barat, Senin (18/3).
FKUB yang diketuai Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, hadir
bersama sejumlah perwakilan majelis-majelis agama dan pengurus provinsi mencapai
75 orang.
“Kami melaporkan hasil Konferensi Nasional V FKUB
yang kami selenggarakan, 1-3 Maret lalu di Makassar,” jelas Ida mengenai
maksud pertemuan.
Selain itu, audiensi banyak membicarakan soal kerukunan
antarumat beragama serta menjalankan pemilu yang damai.
“Pemilu ini kita harus tetap rukun. Kita laksanakan
dengan seluruh itikad kebaikan untuk menyukseskan pemilu. Ini adalah kewajiban
moral kita,” kata Ida.
FKUB, sambung Ida, menyatakan siap untuk menangkal
sekaligus meluruskan berita-berita hoaks dan fitnah yang banyak bertebaran di
daerah-daerah.
Melalui perwakilan berbagai majelis agama yang ada, FKUB akan
selalu memasyarakatkan soal toleransi dan mencegah berita-berita bohong.
“Selalu kita kumandangkan agar seluruh bangsa ini
menjadi pemeluk-pemeluk agama yang baik, sekaligus menjadi warga negara yang
baik,” imbuhnya.
Kalau sudah menjadi pemeluk agama yang baik, menjadi
warga negara yang baik, lanjut Ida, maka tidak ada lagi hoaks, fitnah,
kebohongan dan sebagainya. (yb/din/foto:
rusman)
