LOKSADO, banuappst.net–
“Loksado, I will be back (saya akan kembali)”. Itulah ucapan Revo, salah
satu wisatawan anggota rombongan tamu Kedubes RI untuk Negara Finlandia dan
Estonia ketika mengunjungi Loksado, Jumat (15/3).
Revo dan rombongan, mengunjungi salah satu desa penghasil
kayu manis, yang juga merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Hulu
Sungai Selatan (HSS).
Menurut warga Finlandia itu, wisata di Indonesia,
khususnya di Loksado, merupakan wisata yang berbeda dan tidak bisa ditemukan di
negara lain.
Kedatangan rombongan, terdiri dari staf kedubes,
jurnalis, akademisi, hingga asosiasi wisata, merupakan salah satu rangkaian
kegiatan kunjungan yang dilaksanakan sejak Selasa (12/3) di Provinsi Kalsel.
Revo dan rombongan diajak menikmati keindahan air terjun
dan Kampung Dayak Haratai dengan menggunakan motor trail.
Setelah kembali dari air terjun, rombongan disuguhi tarian
adat Dayak Babalian di Balai Adat Malaris. Tak sampai disitu, mereka juga disuguhi
kuliner khas daerah, seperti lamang.
Poulin, anggota rombingan lainnya, mengucapkan terimakasih
kepada masyarakat yang telah menyambut.
Menurutnya, keanekaragaman adat, budaya dan alam yang ada
di Kalsel merupakan salah satu daya tarik tersendiri bagi masyarakat di Eropa.
Sebelumnya, rombongan juga mengunjungi berbagai wisata
yang ada, seperti Pasar Terapung, Pulau Bakut, Pulau Bekantan, Pulau Rusa dan
Pohon Besar Kahung.
Sementara Kadishut Kalsel, Hanif Faisol, berharap agar
kunjungan dapat membangun kerjasama ekowisata antara Kalsel dan Firlandia.
“Kami menyadari banyak hal yang harus ditingkatkan
demi memajukan ekowisata di Kalsel. Tentu saja kunjungan ini bisa ditindaklanjuti
dengan kerja sama ekowisata antara Firlandia dan Kalsel,” tandasnya.
Esok, Sabtu (16/3), rombongan akan diajak menikmati
keindahan alam Loksado melalui sungai dengan menggunakan rakit bambu. (cin/foto: hum)
