BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Baliho berukuran besar pada media iklan di Jl A Yani Km 7, Kecamatan Kertak Hanyar,
Kabupaten Banjar, berdiri kokoh dengan isi tulisan: WARGA NU PILIH KYAI NU.
Dalam ruang baliho ukuran 4×6 meter itu, juga terpampang
logo ormas Nahdlatul Ulama (NU). Nahdlatul Ulama sendiri memiliki makna: Kebangkitan
Ulama atau Kebangkitan Cendekiawan Islam.
Sebagaimana diketahui, cawapres KH Ma’ruf Amin, yang
digandeng capres Jokowi, Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Soal baliho itu, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama
(PWNU) Kalsel, H Abdul Haris Makkie, tak
menampik pemasangan baliho dilakukan pihaknya.
“Kita harapkan warga NU itu betul-betul berpikir,
ini lo ada kyainya yang calon,” jawabnya melalui pesan WA, Sabtu (30/1).
Secara organisasi, lanjut Abdul Haris, NU tidak
berpolitik. Tidak memberikan harus begini-begitu. Tapi sebagai warga, wajar memihak kepada kyainya.
Meski demikian, jelas putra mantan Ketua MUI Kalsel, KH
Ahmad Makkie (alm) itu, hak memilih dikembalikan kepada masing-masing pribadi
warga NU di Kalsel.
“Namun alangkah eloknya sebagai anak di organisasi,
memberi dukungan kepada orang yang ditokohkan, sebagai bentuk perhormaatan. Bakti
lah,” tandasnya.
Warga NU di Kalsel, sambung Abdul Haris, masuk
diperhitungkan di tingkat nasional. Sebab selain menjadi basis NU, juga masuk
dalam tiga besar di Indonesia.
“Kalau di Indonesia jumlah warga NU 92 juta, 80
persen di antaranya penduduk Kalsel. Basis NU itu kan di Kalsel, Jawa Timur dan
Sulawesi,” pungkasnya. (yb/klk/foto:
klilkalsel)
