MARABAHAN, banuapost.co.id–
Pelaksanaan MTQ ke-50 tingkat Kabupaten Batola dimulai. Bupati Hj Noormiliyani
AS, resmi membuka kegiatan rutin tahunan ini, Jumat (15/3) siang.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan 5 Desember
Marabahan, juga dihadiri Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor beserta isteri,
Hj Saraswati Dwi Putranti, dan pejabat Sekda Batola, H Abdul Manaf beserta
isteri.
Hadir juga para anggota forkopimda masing-masing beserta
isteri, para pimpinan SKPD, Kepala Kemenag Batola, Drs H Rusbandi MA, para
dewan hakim/dewan juri, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan berbagai lapisan
masyarakat lainnya.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14:00 Wita, berlangsung
semarak. Acara diawali pawai taaruf para kafilah dari 17 Kecamatan se-Batola.
Iring-iringan pawai yang diikuti 1.460 kafilah, berasal
dari peserta 452 orang plus pendamping dan penggembira, berjejer melintasi area
panggung utama tribun Lapangan 5 Desember Marabahan.
Kirab para kafilah yang diawali Group Drumband Generasi
Muda Selidah Marabahan, menyuguhkan aneka kreasi dan seragam yang
berbeda-beda.
Menariknya pada saat kirab, beberapa kafilah ada yang
melengkapi penampilan dengan group hadrah, seperti dari Kecamatan Marabahan,
Alalak, dan Belawang.
Pembukaan juga berisi pengajian ayat suci Al Quran dari
qori terbaik Batola 2015, M Saidi, penyerahan trophy bergilir dari juara MTQN
Batola 2018 Kecamatan Alalak ke Bupati Hj Noormiliyan.
Selanjutnya diserahkan ke Kecamatan Marabahan yang
menjadi tuan rumah. Serta penekanan tombol sirene, serta pengibaran bendera
LPTQ.
Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, menyatakan, mimpi
besar bersama yang ingin diwujudkan dan menjadi misi pembangunan, meningkatkan
kualitas ketaqwaan, kecerdasan, kesehatan dan profesionalitas sumber daya
manusia.
“Zaman boleh berganti, era boleh berubah, namun
seperti sebuah ungkapan: Sekali Layar Terkembang Berpantang Surut ke
Belakang,” katanya. (rd/foto: hum)
