GUNUNG MAS, banuapost. net– Gara ditelpon anak mau dibunuh suami, mertua keroyok dan habisi mantunya sendiri. Peristiwa terjadi di Jl Antang Taoi, Bundaran Km 3, Kelurahan Sepang Simin, Kecamatan Sepang. Gunung Mas, Senin (15/4) pagi.
Korbannya, Rudi (32), warga Jl RTA Milono RT 04, Sepang
Simin, tewas dengan kondisi mengenaskan. Selain di tombak, ditebas dengan
parang, juga dihantam dengan balokan kayu.
Sementara empat pelakunya, diamankan di Mapolsek Sepang. Mereka,
TO alias Jani (53), Bin (46), Yo alias Jono (26) dan Jup alias Hadir (23). Keempatnya warga
Kelurahan Sepang Simin.
“Sedang barang bukti yang disita, sebilah parang. Satu tombak
dan kayu bulat,” jelas Kapolres Gunung Mas, AKBP Yudi Yuliadin.
Kronologis kasusnya sendiri, lanjut kapolres, diduga
karena emosi setelah mendapat telepon dari sang putri yang diancam akan
dihabisi korban.
Korban sebenarnya sempat lari keluar rumah. Namun dikejar
keempat pelaku. Sampai di bundaran, korban berhasil ditangkap. Oleh tersangka
Bin, ditombak.
Sementara tersangka TO mengambil parang yang jtuh dan menebaskannya
ke tubuh korban sebanyak lima kali. Sedang tersangka Jup memukul dengan
menggunakan kayu sebanyak empat kali.
“Korban tewas di tempat kejadian tanpa sempat dilarikan
ke rumah sakit,” ujar kapolres.
Dalam kasus ini, lanjut kapolres, dua orang saksi sudah
diminta keterangannya. Mereka, Elon alias Iping (50), warga Jl Antang Toaoi RT
006 RW 002, dan Ernita alias Ny Nita (47), warga Jl Takaras, Kelurahan Sepang Simin, Kabupaten Gumas.
(yb/din/foto: ist)
i
