BANJARMASIN, banuapost.co.id– Korban meninggal dunia akibat pemilu 2019 bertambah. Kali ini dialami pertugas TPS 05 Antasan Kecil Timur, banjarmasin Utara, Sublian Noor, warga Gg Haur Kuning, belakang Masjid Jami, Sungai Jingah, Senin (29/4) subuh.
Pria 48 tahun tersebut, diduga sempat kelelahan, hingga akhirnya mengalami sesak nafas dan meninggal dunia. Wafatnya penyelenggara pemilu serentak itu, menambah daftar pejuang demokrasi di Banjarmasin menjadi dua orang.
Menurut kerabatnya, Hikmat, sudah sepekan terakhir
almarhum jatuh sakit. Namun hanya berobat jalan. Saat itu, almarhum kerap
mengalami sesak nafas. Hingga kondisinya memburuk tiga hari terakhir.
Pada Senin dinihari, menurut Hikmat, kondisi almarhum
semakin parah. Sehingga harus dilarikan ke RS Islam Banjarmasin. “Malam tadi
itu sudah sampai ke IGD. Tapi tidak berapa lama, belum sempat ditangani, sudah
meninggal dunia,” kata Hikmat.
Atas kepergian almarhum, lanjut Hikmat, keluarga sudah
mengiklaskan. Namun keluarga berharap ada santunan bagi keluarga almarhum yang
meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih duduk di perguruan tinggi
dan sekolah ini.
Ketua KPU Banjarmasin, Gusti Makmur, yang datang ke rumah
duka mengatakan, hingga saat ini sudah dua penyelenggara pemilu di kota ini
yang meninggal dunia. Sebelumnya, anggota KPPS TPS 03 Basirih, Abdul Hadi.
“Wafatnya almarhum, sudah kami laporkan ke KPU RI, agar
keluarganya bisa mendapatkan santunan,” kata Gusti Makmur, didampingi
Komisioner KPU Banjarmasin, Syarifuddin Akbar.
Berkaca dari banyaknya petugas Pemilu 2019 yang jatuh
sakit dan meninggal dunia, menurut Gusti Makmur, pihaknya mengimbau petugas
lainnya untuk mengutamakan kesehatan.
Diakuinya, tahapan hitung suara di pemilu kali ini, cukup
menyita tenaga bagi seluruh petugas. Karena itu menjaga kesehatan dan tidak
mekasakan diri, menjadi hal yang penting.
Wafatnya Sublian Noor ini, menambah daftar penyelenggara
pemilu di Kalsel yang meninggal dunia menjadi enam orang. Empat lainnya, Abduh
Hadi yang juga anggota KPPS di Banjarmasin. Kemudian, satu anggota KPPS di
Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Serta satu orang di Kabupaten Tanah Bumbu, dan seorang lagi di
Banjarbaru. Sedang yang jatuh sakit, lebih dari lima puluh orang, termasuk yang
mengalami kecelakaan lalu lintas. (emy/foto:
deny yunus)
