PELAIHARI, banuapost.co.id– Mayat tanpa identitas ditemukan seorang petani di Pantai
Desa Swarangan, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Jumat (17/5) sekitar
pukul 08:00 Wita.
Penemuan mayat jenis kelamin laki-laki dengan
tinggi badan sekitar 175 sentimeter itu, berawal dari laporan Haji Idup,
seorang petani warga RT 5 Desa Swarangan, yang ingin mendatangi kebunnya di
Sungai Pandan.
Melihat jasad tergeletak dengan posisi
tertelungkup, Haji Idup mengurungkan niatnya ke kebun. Ia langsung kembali ke
Desa Swarangan.dan melaporkan temuannya kepada petugas Satpolair Polres Tala.
Mendapat laporan dari warga, petugas kemudian
meminta bantuan dua petugas BPBD Tala untuk proses evakuasi.
Petugas Satpol Air dan BPBD yang tiba di
lokasi langsung melakukan identifikasi. Namun tidak menemukan identitas korban.
Petugas hanya menemukan tulisan: Tiga Putra Rembang di bagian dada baju yang
digunakan mister X.
Proses evakuasi berlangsung cukup alot, karena
lokasi jaraknya cukup jauh dari Desa Swarangan dan hanya dapat dilintasi
kendaraan roda dua. Butuh waktu hampir 5 jam untuk mengevakuasi jasad dari
lokasi penemuan sampai ke Desa Swarangan.
Jasad kemudian langsung dibawa ke RSUD Hadji
Boejasin Pelaihari untuk menjalani visum. Jasad tiba di kamar jenazah RSUD
Boejasin sekitar pukul 18:00 Wita.
Kasatpolair Polres Tala, Iptu Dading Kalbuadi,
membenarkan pihaknya mengevakuasi jasad tak dikenal yang ditemukan warga Desa
Swarangan.
“Jasad tak dikenal itu saat ini sudah kami
bawa ke RSUD Hadji Boejasin untuk keperluan visum,” jelas Iptu Dading, Jumat
(17/5) sore.
Menurut Kasatpolair proses evakuasi cukup melelahkan,
karena lokasinya sangat sulit dijangkau. “Jasad terpaksa ditarik menggunakan
sepeda motor untuk mempercepat proses evakuasi menuju Desa Swarangan,”
terangnya.
Rencananya, jasad mister X akan dikebumikan pihak
rumah sakit, mengingat jasad sudah sekitar 15 hari dan bagian kepala nyaris
tinggal tengkorak. Bahkan bagian jari, ada yang lepas. (zkl/foto: zul yunus)
