PELAIHARI, banuapost.co.id–
Lulus dari sekolah tingkat SMA sederajat, bukanlah akhir dari sebuah pencapaian.
Namun merencanakan apa yang akan dilakukan setelahnya.
Hal itu dikemukakan Sekdaprov Kalsel, Abdul Haris, pada
pengkuhan dan melepas alumni Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Pembangunan
Pertanian (SMKN PP) Pelaihari, Rabu (19/6).
“Optimisme harus dimiliki para lulusan, baik dalam
berpikir dan bertindak. Karena apabila pesimis 90 persen, Anda sudah gagal,”
tegas sekda.
Di era 4.0 ini, sambung Abdul Haris, harus berpikir
secara digitalisasi, tidak lagi tradisional dalam meningkatkan kemampuan di bidang
teknologi. Apalagi terkait pada sektor pertanian dan peternakan.
Pemprov Kalsel sendiri, menurut sekda, terus mendorong
sekolah menengah atas sederajat agar dapat meningkatkan prestasi anak didik
dengan diberikannya reward bagi yang berprestasi, baik berupa beasiswa ataupun
dana hibah.
Sebanyak 136 siswa/i SMKN PP Pelaihari dikukuhkan dan
dilepas sekda bersama Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Kementerian Pertanian
RI, Idha Widhi Arsanti, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel dan
Kepala SMKN PP Pelaihari, Bichmanto di Aula SMKN PP Pelaihari.
SMKN PP Pelaihari berhasil meluluskan siswa/i dari 3
jurusan, yakni 33 siswa/i Agribisnis Ternak Rumanansia, 35 dari Agribisnis
Ternak Unggas dan 68 dari Kesehatan Hewan.
Selain itu dari hasil rekapitulasi hasil kelulusan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan, SMKN PP Pelaihari menduduki rangking 11 se Provinsi
Kalsel.
Sementara menurut Kepala SMKN PP Pelaihari, Bichmanto,
lulusan angkatan ke XXXV ini tercatat sebanyak 21 persen telah diterima bekerja
di berbagai perusahaan, dan 8,8 persen diterima di berbagai universitas untuk
melanjutkan pendidikan. (dev/foto: hum)
