ARANIO, banuapost.co.id–
Harapan masyarakat di tiga desa Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, untuk bisa
menikmati listrik secara penuh, akhirnya terwujud.
Ini setelah Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, melakukan
peresmian operasionalisasi penerangan listrik 24 jam di Desa Rantau Bujur,
Rantau Balai dan Apuai, Rabu (19/6) siang.
H Subliansyah, Kepala Desa Rantau Bujur, mengucapkan
terima kasih kepada gubernur atas fasilitasi dan dukungan akses jalan hingga PT
PLN bisa membangun sarana kelistrikan di desa.
Menurutnya, sejak pembangunan jalan poros di desa, beragam
manfaat dirasakan masyarakat. Sebab seiring dengan pengerasan badan jalan
menuju pusat Kota Martapura, masyarakat bisa melakukan aktivitas tidak lagi
dengan menggunakan kelotok.
Ucaoan terima kasih juga disampaikan Subliansyah kepada
PT PLN yang juga merespon harapan belasan tahun aspirasi atas ketersediaan
fasilitas listrik.
Sementara Abdullah, warga RT 02 Desa Rantau Bujur
mengatakan, salah satu kesulitan PLN membangun jaringan listrik saat itu adalah
karena terkendala belum ada sarana jalan.
“Alhamdulillah, dulu listrik hanya nyala 12 jam
dalam sehari, mulai hari ini sudah bisa 24 jam. Terima kasih Paman Birin dan
PLN, ” ucapnya.
Plh GM PLN Wilayah VI Kalselteng, Sari Indah Damayanti
mengatakan, PLN bekerja keras untuk bisa menghadirkan listrik secara penuh
untuk masyarakat.
“Ini adalah upaya mewujudkan cita-cita mulia kami
untuk selalu berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui
ketersedian listrik yang handal,” jelasnya.
Untuk mewujudkan suplai listrik secara penuh di tiga desa
ini, infrastruktur yang sudah dibangun jaringan
tegangan menengah sepanjang 17 kilometer, sirkuit serta 2 buah trafo dengan
kapasitas 100 KVa dan 2 buah trafo kapasitas 25 kVa dengan nilai investasi Rp 8
miliar.
Sedang Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, mengapresiasi
kinerja PLN yang terus berupaya dan
bergerak cepat untuk membuka akses kelistrikan di Kalsel.
Menurut gubernur, kebutuhan listrik menjadi kebutuhan
utama masyarakat. Hampir seluruh aktivitas kehidupan manusia saat ini
tergantung dengan adanya listrik.
Pria yang akrab disapa Paman Birin meyakini, dengan
maksimalnya suplai listrik ke tiga desa tersebut memberikan dampak yang besar
untuk mendorong perkembangan desa dan peningkatan taraf hidup masyarakat. (bdm/syh/foto: hum)
