MALAYSIA, banuapost.co.id–
Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih dua jam, Presiden Joko Widodo
dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Malaysia.
Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa keduanya,
mendarat di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (8/8)
malam.
Di bandara, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana disambut Menteri
Pertahanan Malaysia, Mohamad bin Sabu beserta Ibu Normah Alwi, Duta Besar
Indonesia untuk Malaysia, Rusdi Kirana beserta Ibu Iesien Rusdi Kirana, dan
Atase Pertahanan RI di Malaysia, Kolonel Inf Tri Andi Kuswantoro beserta Ibu
Renny Suspa Dhianti, serta Wakil Kepala Protokol Negara Malaysia, Fransisco
Munis. Di bawah tangga pesawat, Ibu Iriana menerima bunga tangan dari Ibu Normah
Alwi.
Dari bandara, presiden dan rombongan menuju hotel
tempatnya menginap selama berada di Malaysia. Saat tiba di hotel, Presiden dan
Ibu Iriana disambut Menlu Retno Marsudi dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,
Muhadjir Effendy yang telah tiba terlebih dahulu.
Menurut Menlu Retno Marsudi yang memberikan keterangan, kunjungan
Presiden Joko Widodo merupakan kunjungan balasan atas kunjungan serupa yang
dilakukan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad, Juni tahun lalu.
“Kalau teman-teman ingat, Indonesia pada saat itu adalah
negara tujuan pertama yang dikunjungi Tun setelah Tun dilantik menjadi perdana
menteri,” ujarnya di Hotel Grand Hyatt, Kuala Lumpur, Malaysia.
Retno menjelaskan, dalam pertemuan yang direncanakan akan
dilakukan esok hari (Jumat 9/8, Red.),
Presiden Jokowi dan PM Mahathir akan membicarakan sejumlah isu, seperti
perlindungan WNI hingga soal produk kelapa sawit kedua negara.
Selain itu, keduanya juga diagendakan melaksanakan ibadah
Shalat Jumat bersama. Kedua pemimpin tersebut selama ini dikenal sebagai tokoh
yang ingin menunjukkan wajah Islam yang membawa kedamaian.
“Kalau kita melihat ketokohan Tun dan Presiden Jokowi,
maka kita melihat bahwa kedua pemimpin ingin terus menonjolkan the true color,
the face of Islam yang damai, Islam yang toleran, dan shalat Jumat bersama ini
juga akan memperkokoh tali silaturahmi di antara kedua pemimpin tersebut,”
tuturnya.
Selain Menteri Luar Negeri serta Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan, turut pula Wakil Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Krishna KU
Hanna beserta Ibu Iim Fatimah, Konsulat Jenderal Johor Bahru, Kota Kinabalu,
Tawau, Kuching Sarawak, dan Penang, serta sejumlah koordinator fungsi KBRI
Kuala Lumpur menyambut kedatangan Presiden dan Ibu Negara. (yb/din/foto: rusman)
