BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Incar kursi Banjar 1 dalam pilkada 2020 mendatang, Gusti Sulaiman Razak
menyerahkan formulir pendataran ke PDIP.
Penyerahan formulir pendaftaran diterima Ketua DPC PDIP
Banjar, Fahrani, di Sekretariat DPD PDIP Kalsel, Jl A Yani Km 5, Senin (16/9)
malam.
Usai menyerahkan formulir pendaftaran, salah satu sosok
keturunan Kerajaan Banjar ini, mengaku terpanggil untuk mengabdi di Kabupaten
Banjar yang memiliki Ibukota dengan julukan Serambi Mekkah itu.
“Motivasi saya meretas sejarah. Karena dulu pernah mengabdi
selama 13 tahun sebagai PNS. Sudah setengah tahun ini saya mengundurkan diri
sebagai PNS sebagai persiapan untuk maju sebagai Kepala Daerah Kabutapen Banjar,”
ujar Gusti Sulaiman.
Tak ditampik Gusti Sulaiman untuk menuju kursi ‘Banjar 1’
ini, nantinya melalui jalur PDIP bisa berkoalisi dengan partai lainnya hingga ‘gemuk’
. untuk
memenangkan kontestasi tersebut.
Karena itu dengan mengucapkan bismillah, dirinya minta
dukungan dan berharap bisa didukung PDIP.
“Insya Allah, siap untuk maju, dan siap untuk jadi
‘Banjar I’,” ujar mantan PNS di Dinas Perkim Kalsel dan di Kabupaten Banjar dengan
jabatan terakhir di bidang pembangunan hingga Kasubag Pembangunan, Kabid
Kepemudaan, Sekretaris di Dinas Pariwisata dan juga pernah di Trasmigrasi itu.
Menurut Gusti Sulaiman, Kabupaten Banjar selama ini cukup
baik dalam segi pembangunan. Namun perlu lebih diperhatikan lagi kebutuhan
masyarakat, terutama soal infrastruktur dan kesejahteraan masyarakatnya.
Kesejahteraan masyarakat itu meliputi sektor pertanian
dan ekonomi. Bahkan dari penelitian, ekonomi potensial kabupaten Banjar itu,
bergeser ke arah jasa dan perdagangan’.
“Dari pertanian, pertambangan ke jasa perdangangan. Jadi
kalau jasa perdagangan kita garap maksimal, maka akan meningkatkan kesejateraan
rakyat,’ imbuhnya.
Sedang untuk pertanian, sambung Gusti Sulaiman, tentunya
harus disiapkan dari hulu hingga hilirnya, ditambah infrastrukturnya.
Sementara Ketua DPC PDIP Banjar, Fahrani, mengaku sedikitnya
ada 6 bakal calon kepala daerah telah mengambil formulir pendaftaran ke partainya.
Meski PDIP hanya memperoleh 2 kursi di DPRD Banjar,
menurut Fahrani, posisinya dinilai strategis. Ini mengingat PDIP menjadi
penentu parpol lain dalam mengusung calon kepala daerah.
“Sejak dibukanya pendaftaran calon kepala daerah ini,
yang sudah mengembalikan formulirnya baru 2 orang. Salah satunya Gusti Sulaiman Razak ini,” jelas Fahrani. (yb/b2n/foto: ist)
