SAMPIT. banuapost.co.id– Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Jaya Kelapa 2020 Kecamatan Mentaya Hilir Selatan MHS), Sampit, Kotim, menyepakati 11 prioritas pembangunan fisik.
Rapat musrenbangdes dilaksanakan Selasa (17/9) pukul 08.00 WIB itu, juga menindaklanjuti hasil Musyawarah Desa (Musdes), beberapa bulan lalu, yang menghimpun sebanyak 32 item prioritas usulan.
Menurut penjabat
Kepala Desa Jaya Kelapa, Sukarno Arif, musrenbangdes menidaklanjuti usulan yang
tertuang dalam musdes beberapa bulan lalu.
“Hasil musdes
sebelumnya ada 32 prioritas usulan. Melalui rapat, kita sepakati dan rampungkan menjadi 11
prioritas pembangunan fisik,” jelasnya.
Berikut hasil usulan
prioritas untuk rencana pembangunan fisik yang sudah disepakati bersama, yakni semenisasi
gang H Ilyas panjang 117,5 meter, siring kayu Ulin RT 03, Penampungan Air Hujan
(PAH) RT 05 sebanyak 5 unit profil tank.
Kemudian, pembangunan turap
pantai serta penimbunan RT 01 sampai RT 05 panjang 30 meter, siring kayu Ulin
dan penimbunan di Gg Amal lV RT 06 panjang 128 meter, pembangunan jembatan ulin
menuju lahan pertanian RT 06 panjang 7,1 meter x lebar 4 meter.
Pembuatan
gorong-gorong Gg H Tanda RT 06 panjang 5,3 meter x 1,5 meter, siring batu belah
dan penimbunan Gg Amal 1 RT 06 panjang 110 meter, gorong-gorong Gg Mahmuddin RT
07 panjang 1,5 meter x lebar 4 meter, serta lanjutan pembangunan siring kayu ulin
dan penimbunan Jl Abdul Jamin RT 07 panjang 130 meter.
Hadir pada musrenbangdes
ini, Sekcam MHS, Rida Iswandi, Kasi PMD Sudaryono, Kepala Puskesmas dr M
Ja’far, Kepala BPP H Wiyono, pendamping desa, pendamping lokal desa, fasilitator
desa dari BRG, BPD, LPMD, PKK, RT/RW, kader posyandu, posbindu, karang taruna
dan tokoh masyarakat. (urd/foto: ist)
.
