MUARA TEWEH, banuapost.co.id–
Warga RT 06 Jl Keladan, Kelurahan Lanjas, Teweh Tengah, Kabupaten Barut, meminta pemkabnya merenovasi jembatan yang ada.
Kondisi jembatan tersebut, saat ini memprihatinkan.
Sehingga dikhawatirkan sewaktu-waktu bisa ambruk, bahkan bisa mencelakai warga
yang melintas.
Kondisi demikian, mendapat perhatian Wakil Ketua
Sementara DPRD Barito Utara, Permana Setiawan, dan mengharapkan Dinas terkait, PUPR
Barito Utara, dapat mengalokasikan anggaran untuk perbaikan, sebelum kondisinya
semakin parah.
“Kondisi jembatan memang perlu mendapat penanganan. Jadi
kita harapkan Pemkab Barito Utara dapat mengalokasikan dana untuk
perbaikannya,” kata Permana.
Menurutnya, penanganan terhadap jembatan ini, agar
aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar atau tidak terganggu.
“Selama ini jembatan itu dipergunakan masyarakat untuk
berbagai keperluan. Jadi saya mengharapkan ini menjadi prioritas di APBD 2020
mendatang,” ujarnya, kemarin.
Nor Amni salah seorang warga di sana, mengatakan, sudah
sangat lama jembatan di lingkungan tempat tinggal mereka belum mendapat
perbaikan dari pemerintah daerah.
Dijelaskannya, kondisi jembatan sudah sangat lapuk
termakan usia. Bahkan banyak kayu ulinnya yang terlepas. Selain itu bangunan
jembatan juga megalami kemiringan akibat tanah mengalami longsor dan tergerus
air.
“Usulan perbaikan jembatan ini sudah pernah kita usulkan
kepada Bupati Barito Utara. Harapan kami usulan dapat diakomodir dalam waktu
dekat,” katanya. (arh/foto: ist)
