BANJARMASIN, banuapost.co.id– Pedagang Pasar Terapung Sungai Martapura, Banjarmasin, memecahkan rekor dunia, dan dicatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan kategori aktivitas spektakuler dan unik.
Sebanyak 374 pedagang yang semuanya perempuan, membagikan
buah dan sayur kepada para pengunjung kawasan wisata siring dalam rangka
peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-55, Minggu (24/11).
Sebelum membagikan buah dan sayur secara gratis ke
masyarakat, para pedagang Pasar Terapung yang menggunakan jukung atau perahu ini, membentuk formasi bersusun memanjang.
Setelah balarut
melintasi pengunjung yang memadati kawasan Siring Nol Kilometer, mereka
berbalik mendekati masyarakat untuk membagikan buah-buahan dan sayur mayur
secara gratis.
Menurut Senior Manajer Musium Rekor Indonesia (MURI), Sri
Widayati, pemecahan rekor dunia ini dicatat MURI sebagai aktifitas spektakuler
dan unik.
“Ini pencatatan rekor ke-9.131 di MURI. Kegiatan ini,
memecahkan rekor dunia. karena spektakuler dan unik, serta baru pertama kali
dengan jumlah terbanyak dan hanya ada di Banjarmasin,” jelasnya.
Sementara menurut Kadinkes Kalsel, HM Muslim, pemecahan
rekor dunia ini sebagai edukasi ke masyarakat untuk lebih sering mengonsumsi
buah dan sayur.
“Warga Kalsel saat ini masih rendah dalam mengomsumsi
buah dan sayur. Dengan kegiatan ini, ke depan kita berharap masyarakat lebih
meningkatkan konsumsi sayur dan buah,” tandasnya.
Selain pemecahan rekor dunia, peringatan puncak HKN ke-55
di Kalsel ini, juga diisi aksi cuci tangan yang diikuti lima ratus lebih siswa
SMP di Banjarmasin.
Kemudian juga digelar jalan santai. Peserta jalan santai
yang beruntung, mendapatkan berbagai hadiah atau door prize, termasuk hadiah
utama sebuah sepeda motor. (emy/foto:
deny yunus)
