MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Pembangunan jembatan penyeberangan Muara Teweh-Jingah, Kecamatan Teweh Baru, ditinjau Bupati Barut, H Nadalsyah, Kamis (26/12).
Dalam peninjauan, bupati didampingi Kepala Bidang Bina
Marga Dinas PUPR, pejabat dishub dan Ketua KONI, H El Rony.
“Alhamdulillah saya merasa bersyukur, jembatan yang kita
bangun beberapa tahun ini, sudah bisa dilewati.” Kata bupati.
Menurut bupati, ini satu pembuktian pembangunan yang ada
di Kabupaten Barito Utara. Jembatan ini sudah direncanakan secara teknis dan betul-betul
sudah diperhitungkan, baik untuk lalulintas airnya, lalulintas daratnya serta
keamanan jembatan tersebut.
Bupati yang akrab disapa H Koyem ini mengatakan,
pembangunan jembatan ini menggunakan dana yang sudah selesai di tahun anggaran
2019 dan tinggal tahap finishing.
“Untuk fisik sudah bisa difungsionalkan dan sudah selesai
pada 2019. Finishing secara estetika saja lagi. Tahun 2010 sudah bisa
fungsional,” tandasnya.
Menurut Koyem, jembatan ini salah satu Ikon Barito Utara
yang mengintegrasikan jalan Panglima Batur ke Kelurahan Jingah dan Kelurahan
Jambu untuk nantinya wisata religius ke Islamic Center.
“Jadi nantinya jembatan ini akan terus kita kembangkan
untuk pemandangan-pemandangan yang mempercantik jembatan ini,” ucapnya. (arh/foto: ist)
