BANJARMASIN, banuapost.co.id– Serangan tawon vespa yang menewaskan sejumlah orang di Pulau Jawa, juga menyerang warga Banjarmasin.
Dua orang dewasa warga Jl Cempaka Sari III RT 33 No 76,
Basirih, Banjarmasin Barat, di serang tawon vespa yang bersarang di rumah
tersebut.
Menurut Ardiansyah (38), salah satu korban, diserang
tawon vespa Jumat (13/12) pagi, saat hendak memperbaiki jendela di lantai dua
rumah.
Rupanya bunyi palu yang digunakan, mengusik kawanan tawon
yang bersarang di bawah atap lantai dua bagian belakang rumah itu, atau persis
di atas jendela yang diperbaiki.
“Tawonnya menyerang tiba-tiba dan langsung
menyengat. Sambil menghalau, saya lari ke lantai bawah,” kata Ardiansyah.
Kawanan tawon itu, lanjut Ardiansyah menyengat sejumlah
bagian tubuhnya. Sedikitnya ada empat bekas sengatan tawon. Dua di kepala, satu
di punggung dan satu lagi di kaki kanan.
“Rasanya sakit sekali. Saya sempat meriang sampai
sore. Itu pun setelah diminumi obat dan bagian yang tersengat diolesi minyak tawon,”
ujar Ardiansyah yang ditemui Jumat (13/12) malam.
Sedang iparnya, Susilowati (37), yang saat serangan tawon
tak jauh berada, juga terkena satu sengatan. Tepatnya di kaki kanan.
“Tawonnya banyak yang masuk ke rumah,” kata
Susilowati sambil menunjukan bintik hitam bekas sengatan tawon di kaki
kanannya.
Ardiansyah dan Susilowati, mengaku sebelumnya tidak tahu
ada sarang tawon berdiameter sekitar 20 Cm di atap rumah mereka.
Keberadaan sarang tawon vespa ini, kemudian dilaporkan ke
petugas BPBD Kota Banjarmasin, yang selanjutnya melakukan evakuasi.
“Awalnya kami semprot dengan pestisida (pembasmi
hama). Setelah memastikan, kawanan tawon itu mati, baru kami hancurkan
sarangnya,” kata Andi, salah satu petugas BPBD Kota Banjarmasin.
Proses evakuasi, menurut Andi, sempat mengalami kendala.
Karena sarang tawon di bawah atap lantai dua rumah itu berada cukup tinggi.
Selain itu, proses evakuasi dilakukan saat hujan. Sehingga petugas harus
berhati-hati.
Sisa sarang tawon, kemudian diamankan petugas BPBD untuk
selanjutnya dimusnahkan.
Atas peristiwa ini, masyarakat Banjarmasin diimbau segera
melapor ke petugas BPBD bila menemukan sarang tawon di rumah atau di lingkungan
tempat tinggal mereka, gar bisa segera dievakuasi.
Karena tawon jenis vespa ini sengatannya bisa menyebab kematian. Seperti dialami sejumlah korban di Pulau Jawa. Salah satunya, dialami seorang perempuan, Rahayu (70), warga Desa Panjunan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Senin (9/12) lalu. (emy/foto: deny)
