TAKISUNG, banuapost.co.id– Seluas 320 hektare rawa di Desa Sumber Makmur, Takisung, Pelaihari, menjadi lahan pertanian produktif. Keberhasilan ini tidak terlepas dari program Selamatkan Rawa, Sejahterakan Petani (Serasi) yang digagas Presiden Jokowi melalui Kementerian Pertanian.
Seiring dengan hari jadi ke-54 Bumi Tuntung Pandang,
Bupati H Sukamta melakukan penanaman perdana padi, Selasa (3/12).
Penanaman pedana ini juga disaksikan Direktur
Pembiayaan Kementan, Indah Megawati, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan
Hortikultura Kalsel, Syamsir Rahman, Dandim 1009/Pelaihari, Letkol Inf Adi Yoga
Susetyo , Ketua Komisi II DPRD Tala, Edy Porwanto, serta Kepala Dinas Tanaman
Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Tala Ahmad Mustahdi.
Menurut Kadis Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura
Tala, Ahmad Mustahdi, tanam perdana padi di lahan Serasi ini adalah salah satu
rangkaian menyambut hari jadi ke-54 Kabupaten Tala.
Ahmad Mustahdi mengungkapkan, dulunya lahan tersebut
adalah rawa yang luas dipenuhi tanaman bundung dan tidak produktif.
“Tidak bisa ditanami apapun. Kalau musim hujan,
banjir dan musim kemarau bundungnya terbakar. Sehingga menjadi sumber asap.
Tapi Alhamdulillah sekarang sudah kita tanami padi,” ujar Mustahdi.
Sementara Bupati Sukamta mengatakan, penanaman padi perdana di lahan Serasi ini merupakan
bukti nyata berhasilnya program yang dicanangkan Presiden Jokowi.
Bahkan dengan adanya program Serasi ini, menurut bupati,
setidaknya ada Rp 200 miliar APBN yang mengalir ke Tala. Namun aliran dana akan
dikelola langsung para kelompok tani.
“Bupati ngak bakal korupsi. Wong duite ora lewat aku kok (Karena uangnya tidak lewat saya). Karena
itu saya berpesan kepada para kelompk tani, agar amanah,” imbuh Kamta.
Sedang ke dinas terkait, bupati minta agar membimbing
para kelompk tani dengan baik dalam pengelolaan dan laporan keuangannya. (zkl/foto: ist)
