JAKARTA, banuapost.co.id- Presiden Joko Widodo meminta publik untuk memberikan dukungan, waktu, dan ruang bagi para staf khususnya yang berusia muda untuk berproses dan menunjukkan kapabilitasnya.
Presiden optimistis, ketujuh staf khusus yang berasal
dari kalangan milenial itu, nantinya akan dapat menelurkan gagasan dan inovasi
baru yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Berikan ruang yang selebar-lebarnya pada anak-anak
kita ini untuk menjadi pemimpin-pemimpin yang baik, untuk berinterasi dengan
masyarakat, untuk melihat negara ini lebih luas dan betapa beragamnya,” ujar
presiden kepada awak media di Istana Merdeka, Senin (2/12).
Kepala Negara memiliki harapan besar kepada para staf
khususnya, untuk memberikan masukan-masukan segar terhadap program dan
kebijakan pemerintah.
Presiden juga sudah memulai penugasan untuk turut
mengonsepkan implementasi pelaksanaan program kartu prakerja yang akan segera
diluncurkan pemerintah.
“Kemarin sudah saya sampaikan ke mereka, coba kartu
prakerja nanti dikonsep untuk dilaksanakan. Seperti apa, agar gampang dikontrol
dan mudah dilaksanakan,” ucapnya.
Selain itu, presiden juga mulai mengikutsertakan untuk
turun langsung ke lapangan, seperti halnya saat kunjungan kerja ke Subang, Jawa
Barat, baru-baru ini.
Dalam kunjungannya itu, Kepala Negara mengikutsertakan
Putri Indahsari Tanjung dan Andi Taufan Garuda Putra untuk turut menyaksikan
implementasi beberapa program pemerintah, salah satunya program Mekaar binaan
Permodalan Nasional Madani (PNM).
“Berkaitan dengan nasabah-nasabah Mekaar yang
produknya macam-macam, saya tugaskan ke mereka (staf khusus) bagaimana itu
kemasannya bisa diperbaiki, labelling diperbaiki, merek diperbaiki, kemudian
dibuatkan marketplace yang baik,” tuturnya.
Ketujuh staf khusus yang baru saja diperkenalkan beberapa
waktu lalu itu, juga diminta untuk membantu meningkatkan sistem pendidikan di
Indonesia.
Mereka diharapkan dapat memberikan pemikiran, sekaligus
merumuskan inovasi pada sistem pendidikan yang disesuaikan dengan perkembangan
teknologi hingga ke daerah pelosok di Indonesia.
“Kadang-kadang apa yang kita pikirkan dengan yang
dipikirkan staf khusus yang muda-muda ini, sangat berbeda sekali. Tetapi dengan
luas wilayah kita yang begitu besar, dengan memakai inovasi teknologi, ini akan
mempermudah,” kata presiden.
“Saya kira nanti akan muncul inovasi-inovasi yang
sangat bagus dari staf khusus-staf khusus saya. Karena menurut saya, mereka ini
bukan orang biasa,” imbuhnya. (yb/din/foto:
setneg)
