MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Hadapi ujian pelajaran 2019/2020, Sekolah Madrasah Tsanawiayah Negeri (MTsN) Barito Utara minta bantuan komputer atau laptop.
Bantuan yang dimaksud bukan untuk sekolah. Tapi memimjamkan
ke siswa dan siswi yang akan mengikuti ujian. Karena ketersediaan sarana dan prasarana
teknologi tersebut keberadaannya terrbatas di MTsN.
Akibat keterbatasan komputer atau laptop tersebut, pihak
MTsN Barut mengundang wali murid rapat untuk ikut bersama-sama mencari solusinya,
Sabtu (11/1).
Rapat itu mengingat siswa dan siswi kelas IX MTsN ini
akan menghadapi tiga tahapan ujian. Yaitu ujian akhir madrasah berstandar
nasional berbasis komputer (UAMBN-BK), ujian sekolah dan ujian nasional berbasis
komputer (UNBK) pelajaran 2019/2020.
“Sesuai dengan rencana, tahap pertama UAMBN-BK akan dilaksanakan 9 -11 Maret 2020. Tahap kedua ujian sekolah
berstandar nasional dilaksanakan 16 – 24 Maret 2020. Sedang tahap ketiga, ujian
nasional berbasis komputer 20 – 23 April 2020,” jelas Kepala MTsN Barut, Setia Rahman.
Karena tahapan-tahapan itu, lanjut Rahman dalam rapat di
Aula MTsN setempat, sarana dan prasarana komputer atau laptop yang ada di MTsN
ini hanya tersedia sekitar 40 unit. Sementara yang diperlukan sebanyak 90 unit. Jadi masih
kekurangan 50 unit.
Oleh sebab itulah, menurut Rahman, maksud pihak sekolah
mengundang wali murid dalam rapat ini agar sama-sama mencari solusinya untuk
anak didik.
“Bagi yang memiliki komputer ataupun laptop, bisa
meminjamkan kepada anak didik untuk mengikuti ujian tersebut. Sedang bagi wali
murid yang tidak memiliki, jangan dipaksakan,” imbuh Rahman.
Selain sarana itu, Rahman juga mengungkapkan pihak
sekolah akan menambah jam pelajaran bagi siswa dan siswi kelas IX.
“Pelajaran tambahan nantinya di mulai pada Senin dan Sabtu,
dilaksanakan pada pukul 14:00 – 15:00 WIB. Kecuali Jumat, tidak ada jam
pelajaran tambahan,” katanya. (arh/foto:
ist)