JAKARTA, banuapost.co.id– Kepala Badan Diklat Kejaksaan, Setia Untung Arimuladi, mengingatkan tujuh program prioritas Jaksa Agung, ST Burhanuddin, untuk terus ditindaklanjuti.
Wati-wanti itu, karena tujuh program prioritas tersebut sejalan
dengan visi misi pemerintah, yaitu menitik beratkan pada pengembangan dan
peningkatan SDM Indonesia yang unggul dan maju. SDM yang dapat bersaing dan
berperan di kancah dunia.
Hal tersebut disampaikan Setia Untung saat pelantikan
Kepala Pusat DTF, Jhony Manurung, menggantikan HRD M Yusuf yang akan memasuki
masa tugas, di Komplek Badiklat Kejaksaan, Ragunan, Rabu (15/1).
Menurutnya, tujuh program prioritas kerja itu harus
dijadikan acuan dalam melakukan penyusunan program kerja dan penyelenggaraan
Diklat.
“Sehingga dapat dijadikan dorongan dalam pengembangan SDM
kejaksaan yang handal dan tangguh untuk mengisi pos-pos yang dibutuhkan di
seluruh Indonesia,” imbuhnya.
Khusus untuk Jhony Manurung sebagai Kapusdiklat Teknis
dan Fungsional yang baru, Setia Untung menitip pesan sekaligus tantangan agar
mengekspresikan segala kemampuan untuk mengembangkan Badiklat Kejaksaan
Republik Indonesia.
Setia Untung juga menantang Jhony Manurung untuk
menularkan pengalaman yang dimiliki, dengan memberikan konstribusi pemikiran
dan keteladanan kepada semua pihak di Badiklat Kejaksaan.
“Lembaga pendidikan dan pelatihan, membutuhkan sikap dan
dedikasi yang tinggi, berjiwa besar untuk mencetuskan ide-ide cemerlang dengan
sentuhan harmoni yang seimbang, antara pengetahuan, pengalaman dan seni,” jelas
mantan Kapuspenkum Kejagung tersebut. (*/yb/foto:
ist)
.