MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Kabupaten Barito Utara (Barut), jadi salah satu dari tujuh kabupaten di Kalteng yang menerima Komando Strategi Daerah (Kostrada).
“Di Kabupaten Barut ini ada empat kostrada, yaitu
Kecamatan Montallat, Gunung Timang, Gunung Purei dan Teweh Tengah. Ini satu
kebanggaan, karena dari 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalteng, hanya 7 kabupaten
yang mendapatkan kostrada,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan
Peternakan Kalteng, Hj Sunarti, saat
membuka kegiatan temu teknis penyuluh pertanian tingkat Kabupaten Barito Utara,
Kamis (12/3).
Menurut Hj Sunarti, dari hasil Musrenbangrokontek Wilayah
1 Surabaya, memperjuangkan nasib para
penyuluh yang kondisi SDM-nya, akibat semakin berkurang karena purna tugas dan sebagainya.
Sementara tidak ada penambahan kouta untuk penyuluh.
“Jadi kita ambil sisi positifnya, dengan sering
bersilaturahmi sesama anggota penyuluh pertanian, Insya Allah persoalan di lapangan
bisa dihadapi bersama,” ujar Hj Sunarti.
Meski demikian, tak ditampik Hj Sunarti, yang menjadi
kendala karena luas wilayah Kalteng ini sedemikian rupa. Sehingga tidak mungkin
satu penyuluh menangani beberapa desa.
“Memang idealnya, sebagaimana harapan menteri pertanian,
satu penyuluh satu desa. Itupun masih jauh dari yang diharapkan, namun kita
tetap berjuang untuk mencapai setidaknya beban penyuluh tidak terlalu berat,”
jelasnya.
Di 2020 ini, sambung Hj Sunarti, yang menjadi favorit
trend di Kementerian Pertanian RI adalah mengangkat dan menghidupkan kembali
petugas penyuluh pertanian, yang menjadi dua sisi sangat strategis.
Pertama, menghidupkan kembali petugas penyuluh pertanian
di seluruh Indonesia, karena sebagai ujung tombak pembangunan pertanian yang
ada di tingkat kecamatan.
Kedua dengan adanya penyuluh pertanian, otomatis beban
tugas menjadi lebih berat. Sebab dulu sudah berat harus sering bertemu,
bersliaturahmi untuk melakukan diskusi ataupun mendiskusikan masalah gangguan
hama. (arh/foto: ist)