PELAIHARI, banuapost.co.id- Dua komplotan rampok sarang walet di Kalimantan Timur, disergap tim gabungan Polres Kutai Kertanegara dan Polres Tanah Laut di sebuah rumah kost di Kota Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, akhir pekan tadi.
Sugian, salah satu pelaku, Rabu (19/2) malam sekitar
pukul 22:00 Wita di Desa Selerong, Sebulu, Kabupaten Kukar, dengan komplotannya
menghabisi nyawa Tohir (68). Sementara istri dan anak korban, selamat.
Penangkapan dua pencuri sarang walet itu terjadi Sabtu
(14/3) sore sekitar pukul 17:00 Wita di salah satu kamar kost di Desa KNPI,
Kecamatan Pelaihari. Penyergapan itu membuat suasana mencekam, karena warga
mendengar beberapa kali bunyi tembakan.
Sugian disergap tim gabungan saat bersembunyi di kamar
kost Abd, warga Kintap. Tersangka ini merupakan kakak tertua Abd.
Abd membenarkan kakaknya sudah beberapa hari tidur di
tempat kostnya bersama seorang rekannya dengan dalih menunggu kapal angkut batubara sandar di Pelabuhan
Banjarmasin.
Menurut Abd, sebelum penyergapan ia sempat beradu mulut
dengan kakaknya. Karena minta kakaknya untuk segera meninggalkan tempat kostnya.
Namun tidak digubris, hingga ia akhirnya pulang ke Kintap.
“Saya tidak berada di kost saat penyergapan terjadi. Saya
berada di kampung (Kintap),” ujar Abd saat dikonfirmasi Senin (16/3) di lokasi
kejadian.
Kamar kost yang ditempati Abd, seorang pelajar asal
Kintap, menjadi target polisi setelah mengendus keberadaan Sugian.
Salim, induk semang rumah kost, mengakui saat penyergapan
ia dan istrinya berada di rumah. Namun diminta tidak keluar rumah oleh petugas.
Ia hanya mendengar beberapa kali suara letusan senjata api.
“Waktu diadakan penyergapan, salah seorang target polisi
kabur ke bagian belakang kost. Sehingga terdengar suara tembakan beberapa
kali,” kata Salim yang mengaku gemetaran saat itu.
“Saya tidak tahu persis siapa nama satu orang lainnya,
yang satunya saya tahu kakaknya anak kost di kamar nomor 4,” imbuh Salim.
Sementara Kasatreskrim Polres Tala, AKP Alvin Agung
Wibawa, membenarkan adanya penyergapan rumah kost yang ditempati dua pelaku
pencurian sarang walet di Kaltim. Penyergapan melibatkan Polres Kutai
Kertanegara dan Polres Tanah Laut.
“Kita membantu penyergapan pelaku pencurian sarang walet
yang kabur ke Pelaihari. Ada dua orang yang diamankan di Pelaihari,” kata kasatreskrim
sambil menambahkan keduanya langsung dibawa ke Kutai Kertanegara.
Sebelum mengamankan dua tersangka di
Pelaihari, Polres Kutai Kartanegara di back up jajaran Polda Kalteng,
berhasil mengamankan tiga tersangka lainnya. Mereka 1 orang di Palangka Raya, 1
di Barito Utara dan 1 lagi di Barito Timur. (zkl/foto: ist)