Tiga anak muda yang tergabung dalam Group Sabyan, Ayus, Nissa dan Kamal, meski sudah beberapa tahun ini nyaman di puncak menikmati capaian dengan lagu-lagu religi, rupanya masih mencari tantangan baru.
Bahkan dengan percaya diri, mereka kembali menelurkan
karya yang memang sangat jauh dari karakter Sabyan yang sudah dibangun. Kali ini
merilis: Doa dan Karya.
Keluar dari zona nyaman, merupakan tantangan bagi
ketiganya. Terlebih karya yang dirilis sebelum Ramadhan ini, tidak seperti yang
sudah-sudah berbau religi.
Keberanian Sabyan dalam menuju lompatan karya, tidak lain
didasari sang kreator yang juga menjadi keyboardisnya, Ayus, sebuah lagu berlirik
full Indonesia. Namun dengan arransment khas Sabyan.
Untaian lirik yang di sandingkan dengan arransment indah, membuat “Doa dan Karya” sangat ringan
didengarkan. Kemanjaan arransment dari awal hingga masuk reff, merupakan
komposisi yang sangat berbeda dari lagu-lagu Sabyan sebelumnya.
Kekuatan universal yang diusung Ayus sebagai pencipta lagu
ini, merupakan warna serta arah baru bagi Sabyan. Mereka berani keluar dari
zona nyamannya untuk membuktikan, Sabyan tidah hanya berkarya dengan religi. Sabyan
juga bisa masuk ke ranah pop.
Dalam lagu “Doa dan Karya”, Ayus ingin membawa
pendengarnya merenung dan memikirkan masa depan. “Selain berdoa dan berkarya,
kami juga harus membulatkan tekat untuk impian yang kalian inginkan. Dan jangan
lupa untuk selalu bersyukur di setiap keadaan apapun, karena itu merupakan
salah satu cara agar kita selalu dapat menikmati hidup “ imbuh Ayus, ketika
dijumpai di Jakarta, belum lama ini.
Ringkasnya, lirik yang ada dalam lagu ini dipadu dengan
karakter vocal Nissa yang khas, kian menambah perbedaan dari lagu-lagu
sebelumnya.
Jika didengarkan sepintas, mungkin pendengar akan menebak
‘Doa dan Karya” bukan dari Sabyan, karena perbedaan ada di vocal lagu ini.
Jika selama ini Nissa terdengar mendayu-dayu, penghayatan
dalam tempo lambat, tidak dilagu ini. Alunan musik yang modern dengan tempo
cepat, terdengar di lagu “Doa dan Karya “ ini. (yb/eko/foto: ist)