BARABAI, banuapost.co.id– Musibah kebakaran terjadi di Hulu Sungai Tengah (HST), Rabu (18/3) siang. Akibat amuk api, tujuh rumah luluh lantak, termasuk satu jembatan berkonstruksi kayu ulin.
Api mulai berkorbar sekitar pukul 12:10 Wita di Kelurahan Barabai Darat, Gg Hijrah RT 016/005, Jl M Ramli, Kecamatan Barabai.
Menurut saksi mata, Ahmad, warga Kelurahan Barabai Darat,
sepulang dari pasar sekitar pukul 12.00 Wita, melihat asap dan api yang berasal
dari rumah Mulyadi.
Saksi langsung berteriak meminta tolong memanggil warga.
Sehingga sebagian lainnya menghubungi pemadam terdekat.
Beruntung di dekat kejadian, memang ada satu markas BPK,
sehingga api dapat di atasi setelah barisan pemadam kebakaran lainnya
berdatangan. Api baru dapat dikuasai kisaran pukul 13:50 Wta.
Korban musibah kebakaran, Acil Ibus dengan 3 jiwa, Syarifudin
4 jiwa, Muliadi, 5 jiwa, Fadillah, 3 jiwa, H.Mahyudin, bedakan 4 pintu, Arbiati
3 jiwa dan Acil Ibus bedakan 2 pintu.
Hingga kini kasus musibah kebakaran, masih dalam
penyelidikan aparat kepolsian setempat. Namun dugaan sementara, bersumber dari
hubungan arus pendek listrik alias korsleting.
Untuk meringankan beban warga korban musibah kebakaran,
Sekda HST, Ahmad Tamzil, di dampingi Babinsa Koramil 1002-06/Barabai, Serda
Slamet Buadi, Kalak BPBD HST, H Budhi, menyerahkan bantuan sembako dan alat tidur.
Serda Slamet Buadi mengimbau kepada warga masyarakat,
untuk lebih berhati-hati ketika meninggalkan rumah.
“Pastikan lampu yang tidak digunakan, dipadamkan. Serta merapikan jaringan listrik agar tidak terjadi
musibah serupa,” ujarnya mengingatkan. (yb/pen/foto: ist)