MARTAPURA, banuapost.co.id– Menjelang puncak Haul ke-15 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, Minggu (1/3) malam, akses masuk ke kawasan Kubah Sekumpul ditutup untuk semua jenis kendaraan bermotor.
Meski demikian, kondisi menuju kubah tempat
disemayamkannya Ulama Kharismatik yang akrab disapa Abah Guru Sekumpul, cukup
kondusif.
“Memang beberapa akses untuk kendaraan bermotor menuju
kubah telah ditutup. Sehingga hanya bisa di akses jamaah dengan berjalan kaki,”
ujar Randi, salah satu relawan di Jl Irigasi ketika ditemui Minggu (1/3) pagi.
Penutupan akses masuk ke kawasan Kubah Abah Guru Sekumpul
sangat beralasan, mengingat kegiatan keagamaan untuk memperingati hari wafatnya
tokoh syiar Agama Islam asal Banua,
dipastikan akan dibanjir jutaan umat.
Sementara anggota Kodim 1007/Martapura, Kopda Suwono
mengatakan, seluruh jajaran dan tim kesehatan Kodim 1007/Mtp, dikerahkan untuk mensukseskan
kegiatan keagamaan yang menjadi agenda tahunan di Provinsi Kalsel.
“Bahkan bukan hanya dari TNI saja, tetapi juga beberapa
instansi lainnya, seperti Polri dan Dinas Kesehatan Kalsel, bersiaga di posko masing-masing
mengantisipasi kesehatan jamaah yang datang,” jelas Kopda Suwono.
Di posko masing-masing institusi dan instansi pemerintah,
sambung Kopda Suwono, juga disediakan makanan ringan dan air mineral.
“Jadi di samping antisipasi kesehatan jamaah, kami juga
melayani umat yang singgah untuk melepaskan penat,” ujarnya. (rid/foto: ridha)