BANJARMASIN, banuapost.co.id– Bumi Antasari, Ibu Kota Provinsi Kalsel, disemprot massal dengan cairan disinfektan oleh Polda setampat dengan menurunkan tim gabungan berkekuatan 606 personel, Selasa (31/3) pagi.
Penyemprotan massal ini, sebagaimana Maklumat Kapolri
Jenderal Pol Idham Azis, tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam
Penanganan Penyebaran Virus Korona atau Covid-19, serta Telegram Kapolri No: ST/868/III/KEP./2020
tentang Antisipasi Perkembangan Pandemi Virus Korona.
Ke-606 personel itu dari berbagai lembaga, baik Polri,
TNI, pemerintah daerah, BPBD, dan Damkar. Sementara disinfektan yang
disemprotkan ke berbagai sudut Kota Banjarmasin sebanyak 30.000 liter.
“Kegiatan ini tentunya dilakukan bersama-sama dengan
rekan-rekan TNI dan pemda setempat, serta instansi lainnya,” jelas Kapolda
Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani, usai mendampingi
Gubenur H Sahbirin Noor melepas tim gabungan dengan kibaran bendera start di Mapolda
Kalsel pukul 09:00 Wita.
Penyemprotan dibagi dalam dua kelompok, meliputi route
Mapolda Kalsel – Jl DI Panjaitan, Jl Kemerdekaan, Jl Perintis Kemerdekaan, Jenderal
Sudirman (0 Km), Jl A Yani (depan Masjid Sabilal), Lambung Mangkurat (Gereja
Katedral), Jl P Samudera, Pelabuhan Banjarmasin, Taman Kamboja.
Sedang Kelompok II, route Mapolda Kalsel, Jl S Parman, Mahligai
Pancasila, Jl Suprapto, Jembatan Merdeka, Siring, Menara Pandang, Jembatan
Pasar Lama, Jl Perintis Kemerdekaan, Jl A Yani, Jl Hasan Basri, Bundaran Kayutangi
dan Taman Kamboja.
Turut hadiri melepas tim gabungan penyemprotan
disinfektan di Bumi Antasasi ini, Ketua DPRD H Supian HK, Wakapolda Kalsel
beserta PJU, Danrem 101/Antasari, Danlanal Banjarmasin, Danlanud Syamsuddin
Noor dan Kadinkes Kalsel. (yb/*/foto: ist)