PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Jumlah pasien yang positif terinfeksi virus korona di Kalteng, bertambah satu orang. Terhitung sejak Sabtu (28/3) sore, sebagaimana data Gugus Tugas Covid-19 Provinsi setempat, menjadi enam orang dari sebelumnya 5 pasien.
Bertambahnya satu pasien yang positif terinfeksi virus
asal Provinsi Wuhan, Tiongkok, di Bumi Tambun Bungai ini, tak ditampik Kadinkes
Suyuti Syamsul.
“Pasiennya laki-laki dewasa yang sebelumnya di isolasi di
RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya dengan status DPD,” jelas Suyuti kepada
awak media, Sabtu (28/3) sore.
Seperti juga pasien ke-5, sambung Suyuti, yang ke-6 inipun
sebelumnya juga memiliki riwayat perjalanan ke Kota Bogor, Jawa Barat. Sehingga
disebut Klaster Bogor.
“Ke-6 pasien positif terinfeksi covid-19, semuanya menjalani
isolasi di RSUD dr Doris Sylvanus Kota Palangka Raya sebagai salah satu rumah
sakit rujukan kasus virus korona di Kalteng,” imbuhnya.
Suyuti mengaku pihaknya kesulitan untuk mendapatkan hasil
test laboratorium. Karena selain harus dikirim ke Litbang Kemenkes di Jakarta,
waktunya pun juga begitu lama, 5 hari.
Selain bertambah satu orang yang positif terinfeksi virus
korona, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Provinsi Kalteng juga mengalami
peningkatan.
Jika sehari sebelumnya tercatat 346 orang, kini menjadi
441 atau bertambah sebanyak 65 orang. Kota Palangka Raya masih mendominasi
dengan jumlah 116 ODP.
Seiring dengan positif terinfeksi virus korona dan
banyaknya ODP, Pemerintah Kota Palangka Raya sudah menetapkan status Tanggap
Darurat di wilayah Ibu Kota Provinsi Kalteng tersebut. (yb/din/foto: ist)