PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Dua maling spesialis rumah kosong, dihadiahi anggota Satreskrim Polresta Palangka Raya pelor, karena melawan dan berusaha melarikan diri.
Hadiah timah panas untuk kedua alap-alap yang sukses 20
kali beraksi di berbagai wilayah di Kota Palangka Raya itu, terjadi Kamis
(12/3) malam di kawasan Jl Tjilik Riwut.
“Sebelum dilumpuhkan dengan pelor, anggota sempat tiga
kali memberikan tembakan peringatan. Namun kedua masih nekad lari menerobos ke
hutan di TKP,” jelas Kasatreskrim Polresta Palangka Raya, Kompol Todoan Agung,
usai penangkapan.
Tersangka WE (30) dan AN (29), sambung Kompol Todoan, sudah
sejak lama menjadi incaran seiring dengan laporan polisi yang diterima,
khususnya dari para korban yang rumahnya dikuras.
“Salah satu pelaku ini residivis yang aksinya sudah cukup
meresahkan warga Kota Palangka Raya,” imbuh Todoan.
Dari hasil pemeriksaan sementara, lanjut kasat, modus
yang dilakukan setiap kali beraksi mencongkel jendela rumah sasaran dengan
linggis.
“Berhasil masuk ke dalam, leluasa keduanya menguras harta
di rumah sasaran yang memang kosong,” ujar Kompol Todoan.
Jika merunut dari pemeriksaan sementara ini, menurut
kasat, aksi yang dilakukan kedua spesialis ini lebih dari 20 kali. Karena keduanya
ada yang sudah lupa secara pasti lokasi-lokasinya.
“Dari pengungkapan kasus rumah kosong ini, disita sejumlah
peralatan elektronik, seperti televisi, laptop, ponsel dan ipad,” beber Kompol
Todoan Agung.
Ditegaskan Kompol Todoan, dalam pengungkapan kasus rumah
kosong ini, akan terus didalami untuk mengetahui mata rantai siapa-siapa yang
jadi penadah hasil jarahan itu. (yb/din/foto:
ist)