BANJARBARU, banuapost.co.id– Jumlah kasus terkonfirmasi positif terinfeksi virus mahkota di Kalsel nambah 4 kasus. JIka sehari sebelumnya total 91, sejak Minggu (19/4) menjadi 95 kasus.
Dari jumlah kasus positif sebanyak itu, 79 pasien di antaranya dirawat di sejumlah rumah sakit dan isolasi mandiri atau karantina khusus.
RSUD Ulin 19 orang. RSUD M Anshari Saleh 4 orang. RSUD, Abdul Aziz 2 orang. RSUD Boejasin 2 Orang, RSUD Idaman 2 orang. RSUD Damanhuri 2 orang dan RSUD RSUD Badarudin 2 orang.
“Selebihnya, sebanyak 45 orang, menjalani isolasi mandiri atau karantina khusus,” jelas juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, M Muslim, Minggu (19/4).
Menyinggung tambahan empat pasien positif berasal dari Kabupaten Barito Kuala, menurut Muslim, hasil tracking survilen terhadap mereka yang punya riwayat perjalanan dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Kemudian tambahan juga terjadi pada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak lima orang. Namun satu PDP sebelumnya, Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun saat perawatan di RDUD M Anshari Saleh.
PDP dengan identitas MAS 14 ini, merupakan seorang wanita usia 70 tahun asal Banjarmasin. Saat wafat, specimen almarhumah masih dalam proses uji Swab PCR. Sehingga belum diketahui hasilnya, positif atau negatif.
Adanya tambahan dan juga pengurangan itu, maka jumlah PDP di Kalsel dari sebelumnya 10 menjadi 14 orang. Tiga orang dirawat di RSUD Ulin, 3 di RSUD M Anshari Saleh, 1 di RS Islam.
“Sisanya dua orang isolasi mandiri di Balangan,” imbuh Muslim.
Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah dua. Dari sebelumnya 1.341, menjadi 1.343 ODP. Terbanyak dari Kota Banarmasin yang mencapai 503 orang. (emy/foto: ist)