RANTAU, banuapost.co.id– Moment Idul Fitri 1441 H 2020 ini, memang berbeda jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, wabah virus korona tengah melanda Indonesia, bahkan dunia.
Meski kondisi demikian, anggota Kodim 1010/Rantau, termasuk PNS-nya tetap melaksanakan halalbihalal. Namun tetap mematuhi protap yang sudah ditetapkan, yaitu dengan menerapkan protokol Covid-19, jaga jarak (pshycal distancing) dan tidak berjabat tangan.
Kegiatan yang umum dilaksanakan setelah Idul Fitri ini, dihelat di halaman belakang Makodim 1010/Rantau, Jl. Brigjen H. Hasan Basri, Kelurahan Bitahan, Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Rabu (27/5) pagi.
Menurut Dandim 1010/Rantau, Letkol Inf Rio Neswan, meski tidak bisa berjabat tangan, semoga tidak mengurangi makna dan arti dari saling memaafkan.
“Sebagai manusia yang memiliki potensi untuk berbuat salah dan khilaf, maka saatnya kita menyadari kesalahan, dan berusaha kembali ke fitrah dengan cara memperbaiki hubungan sesama secara baik,” ujarnya.
Dikesempatan itu, dandim juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Minal Aizin Wal Fa Izin Mohon Maaf lahir dan Bathin kepada seluruh anggota makodim.
Dandim juga mengucapkan terima kasih atas kinerja yang dilakukan meski terkendala keadaan yang sulit akibat pembatasan selama pandemi Covid-19.
“Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan masing-masing. Tetap jaga faktor keamanan dalam setiap pelaksanaan tugas,” katanya mengingatkan. (yb/*/foto: ist)