JAKARTA, banuapost.co.id– Posisi Kalsel turun ke peringkat tiga sebagai provinsi penyumbang pasien yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona di Indonesia sepanjang Jumat (5/6) hingga pukul 12:00 WIB.
“Terdapat kasus konfirmasi positif sebanyak 703 orang, totalnya menjadi 29.521 orang,” kata juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, melalui kanal YouTube BNPB, Jumat (5/6).
Sementara data di situs covid19.go.id yang dilansir pukul 16:00 WIB, dari jumlah 703 positif baru itu, Provinsi Kalsel menyumbang sebanyak 71 kasus, berada di bawah Jawa Timur 141 dan DKI Jakarta 76 kasus.
Sementara di sebaran 29.521 kasus, Kalsel masih bertahan di peringkat enam dari 34 provinsi dengan pasien yang terakumulasi positif Covid-19 sebanyak 1.213 kasus, setelah DKI Jakarta 7.766, Jawa Timur 5.549. Jawa Barat 2.366 dan Sukawesi Selatan 1.776 kasus.
Dari 29.521 kasus, 9.443 pasien di antaranya dinyatakan sembuh. Sementara 1.770 orang meninggal dunia.
Pada hari sebelumnya, Kamis (4/6), tercatat ada 28.818 kasus positif korona di Indonesia, 8.892 orang sembuh, dan 1.721 meninggal dunia.
Berikut sebaran 703 kasus baru positif Covid-19: Jawa Timur 141, DKI Jakarta 76, Kalimantan Selatan 71, Jawa Tengah 58, Sulawesi Selatan 54, NTB 52, Sumatera Utara 49, Papua 43, Banten 24, Sumatera Selatan 18, Maluku 16, Kalimantan Tengah 15, Bali 14, Sumatera Barat 13, Jawa Barat 12 kasus.
Kemudian Provinsi Bangka Belitung 9, Sulawesi Utara 9, Sulawesi Tengah 7, Sulawesi Tenggara 5, Kepulauan Riau 4, Kalimantan Barat 3, Jambi 2, Kalimantan Utara 2, Papua Barat 2, Kalimantan Timur, Lampung dan Maluku Utara masing-masing 1 kasus.

Berikut sebaran 29.521 kasus di 34 provinsi di Indonesia: DKI Jakarta: 7.766, Jawa Timur: 5.549, Jawa Barat: 2.366, Sulawesi Selatan: 1.776, Jawa Tengah: 1.537, Kalimantan Selatan: 1.213, Sumatera Selatan: 1.074, Banten: 989, Papua: 918, NTB: 757, Sumatera Barat: 607, Sumatera Utara: 537, Bali: 524, Kalimantan Tengah: 484 kasus.
Kemudian Provinsi Sulawesi Utara: 391, Kalimantan Timur: 317, Sulawesi Tenggara: 257, Maluku: 254, DI Yogyakarta: 238, Kepulauan Riau: 223, Kalimantan Barat: 205, Maluku Utara: 178, Papua Barat: 175, Kalimantan Utara: 167, Lampung: 141 kasus.
Sulawesi Tengah: 136, Gorontalo: 121, Riau: 117, Jambi: 101, NTT: 97, Bengkulu: 92, Sulawesi Barat: 92, Bangka Belitung: 81 dan Aceh: 20 kasus. Sedang dalam proses verifikasi di lapangan: 21 kasus. (yb/foto: ist)