BATULICIN, banuapost.co.id– Susur goa di geopark Goa Liang Bangkai, Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu, dilombakan Dinas Pemuda dan Pariwisata setempat bekerja sama dengan kelompok pencinta alam (KPA) Ulin, Ahad (16/8).
Kegiatan yang diikuti puluhan pelajar jenjang sekolah lanjutan atas ini, juga dalam rangkaian HUT ke-75 Kemerdekaan RI.
Peserta susur goa dipandu instruktur, melakukan perjalanan dari mulut goa utama, kemudian menyusuri anak-anak goa. Peserta dibagi dalam beberapa regu. Setiap regu menempuh jalur yang berbeda.
“Susur goa ini bukan sekadar wisata alam, tapi ada nilai-nilai sejarah yang patut dipelajari, ” ujar Hamaluddin Taher, Kepala Dinas Pemuda dan Pariwisata Tanbu saat melepas regu susur goa secara simbolis.
Menurut Hamaluddin, Goa Liang Bangkai memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki goa lain. Anak-anak goa di geopark, memiliki keistimewaan dan keunikan masing-masing sesuai dengan namanya.
“Goa Candi misalnya, di dalamnya terdapat endapan batu yang menyerupai candi. Candi Putri, karena ada stalagmit yang bentuknya mengilustrasikan putri. Begitu juga goa yang lainnya,” jelasnya.
Hamaluddin yang merupakan sarjana bidang seni rupa ini menjelaskan, Goa Liang Bangkai menyimpan nilai sejarah yang belum banyak terpublikasi. Di dalam goa terdapat benda-benda pra sejerah. Hal ini bahkan sudah dikaji arkeolog.
Tulisan artefak berupa simbol-simbol prasejarah, ditemukan di dinding-dinding goa. Tulang-tulang berukuran besar juga terdapat di goa.
“Juga benda-lainnya. Telah diteliti ahlinya dari beberapa universitas. Bahkan ada wacana akan didirikan museum arkeolog di lokasi ini,” imbuhnya.
Karena itu, lanjut Hamal, keunikan Goa Liang Bangkai sebagai objek wisata unggulan, perlu terpublikasi secara luas.
“Karena itu silakan peserta dipublikasikan keindahan goapark ini. Sampaikan ke khalayak kalo Liang Bangkai aman dan nyaman dikunjungi,” pungkasnya.
Selain susur goa. peserta juga akan melangsungkan upacara HUT RI dengan mengibarkan bendera raksasa di lokasi geopark. (uza/foto: bzak)