JAKARTA, banuapost.co.id– Jumlah warga yang terkonfirmasi positif terinfeksi vuris korona sepanjang Selasa (1/9) hingga pukul 12:00 WIB, tercatat sebanyak 2.775 orang. Dengan tambahan ini, Covid-19 Indonesia terakumulasi menjadi 177.571 kasus.
Tambahan kasus baru 2.775 itu, hasil pemeriksaan terhadap 30.625 spesimen di 34 provinsi. Namun ada 2 provinsi yang melapor tidak ada penambahan kasus. Provinsi itu, Bangka Belitung dan Jambi.
Dari total 177.571 kasus, sebanyak 128.057 pasien sembuh, dan 7.505 meninggal dunia. Kesembuhan bertambah 2.098 pasien, sementara yang wafat bertambah 88 kasus.
Sebelumnya, Senin (31/8), jumlah kasusCovid-19 tercatat 174.796 kasus, sembuh 125.959 dan meninggal 7.417 kasus.
Berikut sebaran 2.775 kasus baru yang dilaporkan 32 provinsi sebagaimana dilansir dari situs covid19.go.id, DKI Jakarta: 901, Jawa Timur: 350, Jawa Barat: 215, Jawa Tengah: 200, Bali: 160, Sumatera Utara: 115, Sumatera Barat: 83, Sulawesi Selatan: 79, Riau: 78, Kalimantan Selatan: 69, Papua: 66, Kalimantan Timur: 61 kasus.
Kemudian, Sulawesi Utara: 45, Maluku: 43, Sulawesi Tenggara: 42, Kalimantan Tengah: 37, Gorontalo: 34, Sumatera Selatan: 32, Kepulauan Riau: 27, Banten: 26, Papua Barat: 24, DI Yogyakarta: 20, Aceh: 16, Nusa Tenggara Barat: 16, Kalimantan Barat: 8, Kalimantan Utara: 8, Bengkulu: 6, Maluku Utara: 6, Lampung: 4, Nusa Tenggara Timur: 2, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat masing-masing 1 kasus.
Pada hari ini, pemerintah memantau 80.675 kasus suspek atau diduga Covid-19, yang lebih banyak dari jumlah sehari sebelumnya, Senin (31/8), ada 79.320 kasus.

Istilah ‘suspek’ tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No: HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Dengan demikian, ridak ada lagi istilah pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), ataupun orang tanpa gejala (OTG). (yb/ilust: ist)