BATULICIN, banuapost.co.id– Tak sekadar bersilaturahmi dengan keluarga di Tanah Bumbu, mantan menteri di periode pertama Presiden Joko Widodo, Dr Ir Andi Amran Sulaiman, ternyata ikut menjadi ‘juru kampanye’ untuk dr H Zairullah Azhar-HM Rusli.
Mantan pejabat negara dengan beban tugas membenahi sektor pertanian Indonesia ini, sepanjang Selasa (27/10) benar-benar total menjadi jurkam mendampingi kandidat wakil bupati paslon nomor urut 03 itu, menyambangi 4 desa di Kecamatan Kusan Hulu.
Sohib pengusaha kondang Tanah Bumbu, H Andi Syamsudin Arsyad atau H Isam ini, mengaku mempunyai tanggung jawab untuk meyakinkan masyarakat Bumi Bersujud agar memilih putra-putra daerah terbaik dalam suksesi ke pemimpinan lima tahun ke depan.
Menurut Amran, putra terbaik yang layak menakhodai Tanah Bumbu lima tahun ke depan, dr HM Zairullah Azhar-HM Rusli.
“Kemampuannya tak diragukan lagi. Mantan Bupati Tanbu periode 2003 – 2010 ini, memiliki segudang pengalaman sebagai seorang birokrat,” jelasnya.
Sementara pasangannya, HM Rusli, sambung Amran, juga bukan orang sembarangan di bidang pertanian dan perkebunan.
“Ini pasangan yang sangat klop dengan kondisi daerah yang sebagian besar masyarakatnya masih mempertahankan tradisi nenek moyang sebagai bangsa agraris,” katanya.
Karena itu, Amran mengaku sengaja mempertaruhkan kredibilitasnya sebagai salah satu orang kepercayaan Presiden Jokowi, mendukung paslon ZR.
“Kenapa saya rela melakukan ini? Karena saya optimis ZR merupakan dua figur putra daerah terbaik yang sekarang dimiliki Tanah Bumbu,” tandasnya.
Soal dua putra terbaik ini, Amran akhirnya buka rahasia. Menurutnya, HM Rusli merupakan seorang pelobi ulung meski tidak banyak bicara.
“Diam tapi mematikan. Diam-diam menghasilkan,” imbuhnya.
Mengapa demikian, Amran melanjutkan, karena saat dirinya menjadi Menteri Pertanian RI, HM Rusli melobi minta bantuan eksavator untuk cetak sawah di Kalsel.
“Pucuk dicita ulam pun tiba. Sebab program Presiden Jokowi soal ketahanan pangan erat hubungannya dengan cetak mencetak sawah. Kami beri 200 unit. Harga satu unitnya Rp 1,6 miliar. Itu atas kerja kerasnya Pak HM Rusli,” beber Amran.
Ke-4 desa di Kecamatan Kusan Hulu, wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Tanah Laut ini, Dadap Kusan Raya, Tamunih, Batu Bulan dan Mangkalapi. (jack/foto: ist)