BATULICIN, banuapost.co.id– Jika menilik fakta sejarah sejak berdirinya Kabupaten Tanah Bumbu, 2003 lalu, masyarakat pemekaran Kabupaten Kotabaru ini memiiki kecenderungan dengan tokoh muda.
Misalnya saat dr HM Zairullah Azhar bersaing dengan Murad Baso, 2005. Pemenangnya Zairullah yang ketika itu berusia 51 tahun.
Kemudian 2010, saat MHM berhadapan dengan Hamsyuri. Pemenangnya MHM yang ketika itu berusia 29 tahun.
Begitupun 2015, saat MHM berhadapan dengan Abdul Hakim Gusti Hafizi, pemenangnya MHM yang ketika itu berusia 34 tahun.
“Sudah tiga kali tokoh yang berusia lebih muda menang pilkada. 9 Desember nanti kita bikin yang keempat kali. Pokoknya jangan pilih pemimpin yang sudah memberikan pengalaman buruk pada generasi muda,” ujar Burhansyah, juru kampanye paslon nomor urut 01, SHM-MAR, abreviasi Syafruddin H Maming-M Alpiya Rakhman, di Desa Muara Pagatan Tengah, Kecamatan Kusan Hilir, Ahad (1/11).
Burhansyah, menilai masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu memiliki kecenderungan untuk memilih tokoh muda untuk memimpin daerah.
“Selera masyarakat Tanah Bumbu pemimpin yang muda. Ini fakta,” tandas Burhan.
Dengan kecenderungan ke yang muda, Burhansyah pun mengajak masyarakat untuk memilih calon Bupati dan Wakil Bupati Tanbu secara cerdas.
“Jangan pilih yang ngaku berpengalaman, tapi laporan keuangannya dapat rapor merah terus,” ucapnya.
Burhan, sapaan akrabnya, optimis pasangan SHM-MAR sebagai pasangan termuda di Pilkada Tanah Bumbu, bisa membawa harapan bagi kemajuan Tanah Bumbu.
“Jadi sudah tidak diragukan lagi. Pasangan nomor 1 adalah pasangan yang diinginkan masyarakat,” tegasnya.
Mantan anggota DPRD Tanah Bumbu dua periode itu, mengaku sangat memahami kondisi luar dan dalam pemerintahan Kabupaten Tanah Bumbu sejak berdiri pada 2003 silam.
Menurutnya, era sebelum Mardani laporan keuangannya selalu mendapat nilai merah. Itu berbeda dengan era MHM yang selalu mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan.
“Saya ini pernah jadi orang luar, juga pernah jadi orang dalam. Jadi saya sangat paham situasinya,” katanya. (yb/*/foto: ist)