BANJARMASIN, banuapost.co.id– Peringati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang jatuh tiap 26 Juni, Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), gelar Silaturahmi Puisi.
Kegiatan yang dihelat di samping Museum Wasaka, Banua Anyar, Sabtu (25/5), mengusng tema: “Daripada Memakai Narkoba, Lebih Baik Kita Berkesenian”.
Silaturahmi Puisi ini diikuti beberapa komunitas seni/sanggar kesenian yang berada di Kalsel. Di antaranya Sanggar At ta’dib, Teater Awan, Sanggar Bahana Antasari yang berasal dari UIN Antasari Banjarmasin.
Kemudian ada Sanggar Seni Demokrat, Kampoeng Seni Boedaja, Teater Wasi Putih dan masih banyak lagi yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pekerja Seni Kampus (FKPSK) Kalsel. Bahkan ada peserta yang berasal dari Teater Sabda Surabaya.
Menurut Ketua Umum Dema FTK UNI Antasari, M Iqbal, Silaturahmi Puisi ini diharapkan dapat memberikan pengaruh positif terhadap masyarakat agar menjauhi narkoba.
“Karena narkoba dapat merugikan individu, baik dalam hal materil ataupun psikologi,” jelasnya.
Sementara berkesenian, sambung Iqbal, salah satu konsumsi publik yang mudah diterima masyarakat. Karena itulah melalui kesenian ini, semoga rasa penasaran atau rasa ingin terhadap narkoba dapat teralihkan.
Sedang menurut Asqalani Haitami atau kerap disapa Amang Haluy, salah satu tujuan kegiatan ini guna mengobati rasa rindu terhadap suasana berkumpul untuk sama-sama berkesenian.
“Kita sama-sama mengetahui selama masa pandemi ini sulit sekali rasanya bertatap muka untuk berkesenian. Kondisi demikian, membuat rindu terhadap nuansa berkesenian,” katanya.
Karena itulah, lanjut Ketua Pelaksana sekaligus Kabid Seni dan Budaya Dema FTK itu, diadakan sebuah sebuah wadah pertemuan antar seniman agar dapat sedikit mengobati rasa rindu tersebut. (oie/foto: ist)