BANJARBARU, banuapost.co.id– Korban akibat terinfeksi virus corona di Kalsel bertambah 690 orang. Sehingga per Sabtu (24/7), totalnya jadi 43.217 kasus. 5.884 pasien di antaranya masih dirawat.
Menurut data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan 75 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 36.145 orang.
Khabar tidak meggembirakannya, di hari yang sama ini dilaporkan ada 10 pasien meninggal dunia. Korban berasal dari Banjarbaru dan Tanah Bumbu masing-masing 3, Tanah Laut 2, Tabalong dan Tapin masing-masing 1 orang. Sehingga totalnya sekarang menjadi 1.188 orang.
Berikut sebaran ke-690 kasus positif baru yanag dilaporkan 13 kabupaten/kota: Banjarbaru: 167, Banjarmasin: 150, Kabupaten Banjar: 99, Tanah Laut, Barito Kuala dan Tanah Bumbu masing-masing: 49, Kotabaru dan Tabalong masing-masing: 32, Tapin: 27, Balangan: 15 orang. Hulu Sungai Utara (HSU): 10, Hulu Sungai Selatan (HSS): 8, Hulu Sungai Tengah (HST): 3 orang.
Sedang sebaran ke-75 pasien sembuh (Banjarmasin, Banjarbaru, Barito Kuala, Kabupaten Banjar, HSU, Tanah Bumbu, Tabalong dan Balangan nihil): Tanah Laut 39, Tapin dan HSS masing-masing 14, HST 5, Kotabaru 3 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 83,64 persen, dirawat 13,62 persen dan meninggal 2,75 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar virus corona di Bumi Lambung Mangkurat ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Imbauan untuk memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir, tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Bahkan ahli dibidang medis pun turut menjadi korban, hingga meninggal dunia.(oie/ilust: ist)