BANJARBARU, banuapost.co.id– Korban terinfeksi Covid-19 di Kalsel hingga Ahad (22/8) tambah 410 kasus positif. Sehingga totalnya sekarang 62.927 orang. 10.993 pasien masih dalam perawatan
Menurut data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan sebanyak 610 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak asal pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 49.954 orang.
Dilaporkan terdapat 19 pasien meninggal dunia. Korban berasal dari Banjarbaru dan Kotabaru: masing-masing: 4, Tanah Bumbu, Hulu Sungai Tengah (HST) dan Tapin masing-masing: 3, Kabupaten Banjar: 2 orang. Sehingga totalnya sekarang menjadi 1.980 orang.
Berikut sebaran ke-410 kasus positif baru yang dilaporkan13 kabupaten/kota: Banjarbaru: 55, Tanah Laut: 50, HST: 46, Hulu Sungai Utara (HSU) dan Tanah Bumbu: masing-masing 44, Banjarmasin: 43, Kabupaten Banjar: 35, Barito Kuala: 31, Tabalong: 19, Balangan: 14, Kotabaru: 12, Hulu Sungai Selatan (HSS): 10, Tapin: 7 orang.
Sedang sebaran ke-610 pasien sembuh (Banjarmasin dan Tanah Laut nihil): Tanah Bumbu: 166, Banjarbaru: 95, Kotabaru dan HST: 74, Balangan: 47, Tapin: 38, HSU: 34, Barito Kuala: 33, Tabalong: 31, Kabupaten Banjar: 18 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 79,38 persen, dirawat 17,47 persen dan meninggal 3,15 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar Covid-19 di Kalsel ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Prokes tersebut antara lain, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir. Imbauan ini tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Ahli dibidang medis pun turut menjadi korban bahkan hingga meninggal dunia. (oie/ilust: ist)