BANJARMASIN, banuapost.co.id– Situasi dan kondisi politik yang cukup dinamis serta penuh intrik, rupanya mengusik Baguna roadshow pendidikan politik ke daerah pesisir Provinsi Kalsel, Senin (20/9)
Roadshow yang digagas Baguna PDI Perjuangan Kalsel, diadakan 18 hingga 20 September dengan mendatangi DPC PDI Perjuangan Banjarbaru, Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalsel, M Syaripuddin, memberikan apresiasi kegiatan roadshow pendidikan politik ke kabupaten/kota untuk kader partai tersebut.
“Sekarang ini situasi dan kondisi politik banua dan nasional cukup dinamis. Dalam kondisi seperti itu, saya kira partai politik perlu memberikan wawasan pendidikan politik yang besar. Pendidian ini dalam artian pendidikan politik secara luas dan pendidikan kenegaraan,” kata Bang Dhin, sapaan akrabnya kepada wartawan, Senin (20/9).
Dalam artian, lanjut Bang Dhin, situasi politik negara itu seperti apa, arahnya mau kemana. Sehingga partai-partai politik bisa menyesuaikan diri.
“Tidak hanya bergelut pada kepentingan internal, tapi melihat kepentingan negara yang lebih besar. Inilah alasan PDI Perjuangan Kalsel mengadakan roadshow pendidikan politik,” jelasnya
Tentunya supaya para kader memahami, politik itu bukan persoalan hanya sekadar menang dan kalah untuk partai. Tapi adalah kesatuan dan keutuhan negara.
Karena itu, imbuh Bang Dhin, kader partai politik itu diminta untuk memahami idiologi negara. Dalam hal ini Pancasila, yang saat ini mendapatkan tantangan yang luar biasa di alam globalisasi ini.
“Juga bagaimana mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan bernegara melalui UUD 1945,” tutur Wakil Ketua DPRD Kalsel ini.
Jika kader sudah memahami tugas negara, sambung Bang Dhin, maka akan mudah untuk bekerjasama dalam membangun negara ini.
“Saya pikir disitulah bentuk kecintaan terhadap NKRI,” pungkasnya. (ril/foto: ist)